EconomicReview – responsAbility Investments AG, perusahaan pengelola aset berskala Internasional, hari ini telah menyalurkan 175 Juta USD kepada lembaga keuangan mikro dan UKM di negara berkembang. Yang hasilnya akan digunakan untuk mendanai lembaga keuangan yang menyediakan modal untuk 30,000 usaha kecil dan 5,6 juta para pelaku UKM. Dimana 81% peminjamnya adalah wanita.

Penyaluran transaksi ini berdasarkan kebutuhan pinjaman dari 26 organisasi keuangan mikro dan UKM, dengan harapan memungkinkan mereka untuk mencapai skala yang diperlukan untuk mengakses pasar modal global.

Selain itu, penyaluran transaksi ini juga memungkinkan investor untuk berkontribusi pada inklusi keuangan di negara-negara berkembang, mendapatkan hasil komersil, dan melakukan diversifikasi eksposur di beberapa peminjam dan berbagai wilayah.

Dalam mata uang USD dan dengan jangka waktu tiga tahun, sekuritisasi menyediakan pilihan kepada para investor tiga profil pengembalian risiko yang berbeda (senior, mezanin, dan junior) dalam format obligasi yang terdaftar dan dapat dialihkan. Senior dan mezanin menghasilkan suku bunga tetap sedangkan junior akan tergantung pada kinerja portofolio pinjaman yang mendasarinya.

Investor utama yang termasuk dalam transaksi ini adalah OPIC (Overseas Private Investment Corporation), badan pemerintah US, telah bersepakat untuk menyediakan modal awal yang diperlukan untuk memobilisasi investasi institusi swasta, dan Alecta, penyedia pensiun kerja terbesar kelima di Eropa, dan berinvestasi dalam modal resiko yang penting. Perusahaan investasi, Calvert Impact Capital, juga membawa modal swasta US masuk ke dalam kesepakatan transaksi.

“Sekuritisasi ini menunjukkan bahwa keuangan mikro dan ruang keuangan UKM yang tumbuh cepat di pasar negara berkembang, kini telah mencapai tingkat kematangan. Sehingga  memungkinkan investor mengakses pembiayaan dari pasar modal utama,” papar Co-Head Financial Institutions Debt di responsAbility Thomas Müller

Managing Director, Securitized Products Group di J.P. Morgan Eric Wragge menambahkan penyelenggaraan sekuritisasi ini juga ditujukan untuk meningkatkan fokus bagi para manajer investasi global dan menerapkan teknologi pasar modal untuk investasi tradisional agar menciptakan potensi untuk membuka sektor ini ke beragam investor. “Kami sangat senang untuk membantu memfasilitasi aliran investasi ini ke negara-negara berkembang, dimana inklusi keuangan dapat membuat perbedaan dalam kehidupan pengusaha kecil dan komunitas mereka”.

Ditempat yang sama Wakil Presiden OPIC. untuk Keuangan dan Asuransi Terstruktur Tracey Webb menyatakan kebanggannya dapat bermitra dengan responsAbility untuk memperluas akses ke pembiayaan pengusaha mikro dan pemilik usaha kecil — terutama wanita — yang perlu mengembangkan bisnis mereka, menciptakan lapangan kerja, dan membantu komunitas mereka berkembang.

Disisi lain, CEO Alecta Magnus Billing menerangkan Alecta secara aktif mengelola sekitar 100 miliar USD, dengan biaya pengelolaan yang sangat rendah. “Untuk memenuhi standar keberlanjutan tinggi kami dan dengan harapan membuat pengaruh untuk mempertahankan biaya yang rendah, transaksi ini merupakan jenis kemitraaan dan produk yang kami cari. Jenis sekuritisasi ini memungkinkan Alecta untuk menginvestasikan modal dengan sangat efisien”.

Selanjutnya, CEO Indosurya Inti Finance Henry Surya menyampaikan, kerja sama ini merupakan bagian dari rencana strategis yang akan lakukan secara konsisten dan berkelanjutan dalam mendukung perkembangan UKM di Indonesia. “Terkebih lagi kami mengetahui responsAbility merupakan salah satu dari institusi keuangan dunia yang tergabung dalam misi besar International Finance Corporation – anak organisasi dari World Bank – untuk mendukung perkembangan para pelaku UKM di Indonesia”.

Songbae Lee, Direktur Investasi untuk Calvert Impact Capital mencatat bahwa kesepakatan ini memiliki potensi besar untuk dijadikan contoh dalam membuat keuangan mikro – dan transaksi investasi lainnya – lebih mudah diakses oleh berbagai investor di masa depan. “Kami senang membantu meningkatkan skala platform keuangan mikro dan pada akhirnya, mendapatkan lebih banyak modal mengalir ke masyarakat yang paling membutuhkannya,” imbuhnya.

Sementara itu Konsultan Senior untuk responsAbility, Direktur Pelaksana, ESG Investing Zais Group Desiree Fixler mengklaim transaksi ini membuka kembali dampak pasar sekuritisasi dan akan membuka jalan untuk penerbitan lebih lanjut dalam mengejar 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

responsAbility Investments AG adalah pencetus dan pemberi pinjaman dari portfolio. JP Morgan bertindak sebagai pelaksana dan agen penempatan. Latham Watkins dan Paul Hastings bertindak sebagai penasehat hukum untuk JPMorgan dan responsAbility Investments AG. Corry