Economic Review – Banyak negara mulai mendorong sektor pariwisata yang ramah terhadap turis muslim, tak terkecuali dengan Taiwan. Taiwan kini makin gencar promosikan wisata muslimnya, dan telah memiliki beberapa destinasi dan wisata kuliner menarik.

Economic Review sendiri berkesempatan untuk berkeliling ke sejumlah wilayah Taiwan yang ramah muslim bersama dengan rombongan yang diprakasai oleh Global Workers Organisation (GWO) dan perjalanan wisata kami yang didukung oleh PT Trust Consulting Group.

PT Trust Consulting Group sendiri dipercaya untuk memetakan bagaimana pemasaran wisata Taiwan di pasar Indonesia. Tak heran jika dalam beberapa hari kunjungan kami ini dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang tak perlu dipungkiri lagi kenyamannya untuk para turis muslim yang ingin mengunjungi negara Taiwan.

Taiwan telah lama menjadi salah satu destinasi tujuan wisata yang ingin penulis kunjungi sejak lama. Negeri naga kecil asia yang pernah menjadi macan asia ini memiliki berbagai macam daya tarik.

Kali ini tepatnya, lebaran hari kedua yang jatuh pada hari Kamis, 6 Juni 2019, impian mengunjungi negara naga kecil asia ini pun menjadi kenyataan. Dengan adanya
PT Trust Consulting Group yang mensponsori perjalanan ini penerbangan kami pun dimulai dengan menggunakan maskapai China Airlines.

Memakan waktu lima jam untuk kami sampai di Taiwan. Waktu lima jam sangat tak terasa berkat kenyaman fasilitas China airlines. Kursi penumpang yang nyaman serta pelayanan kru kabin china airlines yang sangat ramah memanjakan penumpangnya untuk nyaman dan betah di dalam pesawat.

Fasilitas The Howard Plaza Hotel Manjakan Turis Muslim

Waktu menunjukkan pukul 22.00 malam, ketika kami tiba di Taipei, kami dijemput oleh Global Worker Assosiaction
dan langsung menuju The Howard Plaza Hotel Taipei.

Sesampainya kami di hotel, kami disambut hangat oleh petugas hotel, rasa lelah pun hilang seketika ketika melihat petugas hotel sangat ramah kepada kami. Bangunan The howard plaza hotel sangat memikat mata, dengan sentuhan bata merah di dinding, pencahayaan yang baik membuat hoel ini seakan seperti gedung eropa yang megah.

Memasuki kamar hotel, kami dibuat takjub dengan seisi ruangan. Kamar luas, fasilitas yang lengkap serta suasana ruangan yang hangat membuat kami nyaman menghabiskan malam disini. Tak perlu khawatir di negara dengan penduduk yang minoritas muslim, hotel ini menghadirkan fasilitas yang cukup lengkap untuk muslim.

economicreviewnews.com/arbikabiru

Sangat menarik, ruang kamar hotel dilengkapi dengan sajadah, penunjuk arah kiblat, jadwal sholat hingga restaurant yang khusus menyediakan masakan halal pun ada di The Howard Plaza Hotel.

Tak Boleh Ketinggalan Menyaksikan “Dragon Boat Festival”

Kamis, 7 juni 2019, pagi, rombongan kami bergegas menuju Dragon Boat Festival di Dajia Riverside Park. Yakni acara festival tahunan yang diadakan di Taiwan, dan dibuka umum untuk seluruh warga.

Sekedar untuk diketahui, Dragon boat festival menjadi salah satu rangkaian Bakchang Festival. Tradisi ini diadakan untuk mengenang jasa dari tokoh yang bersejarah di taiwan, yakni Qu Yuan yang berkorban untuk negaranya dan akhirnya bunuh diri di sungai.

Sosok Qu Yuan sangat disayangi oleh warganya, banyak dari mereka yang tidak ingin jenazah Qu Yuan ini dimakan oleh ikan,  warga memasukan makanan Bakchang ke sungai dengan harapan jasad QU Yuan tidak dimakan oleh ikan.

Ditengah festival penulis sempat berbincang dengan salah satu warga indonesia yang menempuh studi di taiwan. Menurutnya, Taiwan sekarang sangat ramah terhadap muslim. “Taiwan sekarang punya banyak mushola, makanan halal pun sekarang sangat mudah di temui dan sangat aman” imbuh Jawad.

Kedai Ice Monster Pilihan Tepat Pelepas Dahaga

Cuaca yang begitu panas tidak membuat semangat rombongan redup untuk menuju destinasi selanjutnya. Untuk mengatasi hal ini berkunjung kesalah satu kuliner kena maan ini sangatlah tepat “Kedai Ice Monster”.

Kedai Ice Monster salah satu kulineran Taiwan yang berada di wilayah yongkang, disini kita disugukan oleh berbagai menu es unik yang wajib dicoba. Bukan sekedar es krim biasa atau pun es serut biasa yang dituang sirup. Es yang disajikan ice monster merupakan es yang terbuat dari ekstrak buah mangga asli, dengan memblender buah mangga dan di bekukan es ini merupakan es yang terbuat dari buah murni.

Penyajiannya cukup unik, ekstrak buah mangga yang sudah di bekukan menjadi balok es kemudian di serut dan diberi berbagai macam topping, ada boba, jelly
serta es krim.

Satu menu yang memikat mata penulis, yaitu unicorn ice. Ketika menyantap rasanya sungguh diluar ekspektasi. Ice Monster ini ternyata memiliki rasa yang benar – benar memikat lidah dan lezat. Lapisan – lapisan es bercampur dengan boba, panacotta ini meleleh di mulut, dengan porsi yang besar hal ini sukses melepas dahaga setelah melakukan
kegiatan di Dragon Boat Festival sebelumnya.

Sales and Marketing Manager Ice Monster Josh Wang mengatakan seluruh bahan yang digunakan di Ice Monster merupakan bahan alami. Apalagi seluruh menu yang ada di Ice Monster telah mendapatkan Sertifikat Halal dari Pemerintah. “Bagi muslim tidak perlu khawatir ketika makan di Ice Monster, kami membuat menu disini dengan bahan alami dan bahan yang halal, dan ini merupakan sertifikat halal kami ” ungkap wang sambil menunjukan sertifikat halal yang terpasang pada kasir Ice Monster.

Taipei 101 Observatory Sikokoh Yang Mengagumkan

Melanjutkan perjalan di Taiwan dengan menaiki Sightseeing Bus, bus yang memiliki atap terbuka, memberikan kesan yang menyenangkan, para turis dapat melihat gedung – gedung dan berkeliling
taiwan dengan suasana yang seru. Menempuh perjalanan sekitar 15 menit, kami akhirnya tiba di Taipei 101 Observatory.

Taipei 101 observatory merupakan gedung pencakar langit yang sangat khas dan terkenal di taiwan ini. melihat gedung yang sangat tinggi ini, kami pun terkesima dengan bangunan unik dan tinggi yang berada di tengah kota taiwan.

Masuk kedalamnya dan langsung menaiki lift super cepat yang akan membawa pengunjung langsung ke lantai 89 gedung ini. Banyangkan hanya dengan 37 detik, pengunjung tiba di lantai 89 gedung 101 observatory. Liftnya pun melesat cepat tanpa guncangan sehingga pengunjung merasa nyaman didalamnya.

Di lantai 89, kita bisa menikmati panorama kota taipei dari ketinggian 508 meter ditambah lagi cuaca di sore hari yang begitu cerah membuat kami bisa melihat panorama keindahan kota taipei dari ketinggian dengan jelas.

Tak puas menikmati panorama di lantai 89, pengunjung juga bisa menikmati panorama kota taipei dari lantai 91, semakin menarik disini kita dapat menikmati panorama ruangan terbuka alias outdoor, benar-benar menyenangkan.

Taipei 101 observatory merupakan menara terbesar nomor dua di dunia ini dilengkapi dengan Wind Damper, bandul raksasa berwarna emas yang menjadi penyeimbang menara ketika terjadi guncangan. Bandul raksasa yang memiliki berat 600 ton ini berfungsi menyeimbangkan ketika ada gempa bumi dan angin topan kencang.

Jangan Lewatkan Pusat perbelanjaan Ximending

Akhir perjalanan kali ini ditutup dengan mengunjungi Pusat perbelanjaan Ximending. Namun, sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya, menyantap kuliner Halal taiwan yakni mie sapi, yang tak jauh dari area perbelanjaan Ximending menjadi rekomendasi kuliner yang tepat.

Mie tebal yang dipadukan dengan daging sapi lembut serta aroma bumbu rempah terasa lebih strong dan segar, membuat lidah pencicipnya ingin terus menyantap makanan ini tanpa henti.

Hanya membutuhkan waktu lima menit untuk sampai ke pusat perbelanjaan Ximending, dari tempag kami makan mie sapi. Pusat perbelanjaan Ximending yang terkenal dengan “shinjuku nya taiwan” dulunya berfungsi juga sebagai pasar paling tua di taiwan.

Disini para turis dapat menemukan berbagai jenis kuliner taiwan serta buah tangan atau oleh-oleh yang unik. Tak terasa berkeliling dan membeli buah tangan di Ximending akhirnya menutup perjalan rombongan kami kali ini, dan kembali menuju hotel untuk beristirahat.

Menjelajahi keindahan Taiwan lebih dekat memang menyenangkan, apalagi beberapa tahun terakhir, Taiwan mulai melirik potensi wisatawan muslim termasuk dari Indonesia. Beragam fasilitas ramah muslim dibangun. Destinasi yang berkaitan dengan wisata halal pun gencar dipromosikan. (Arbi/Corry)