Economic Review – Didirikan oleh Edward Tirtanata dan James Prananto pada Agustus 2017, dalam kurun  waktu 1 tahun, Kopi Kenangan membuka 16 kios di wilayah Jabodetabek dan mentargetkan di akhir tahun 2018 dapat mencapai 30 kios. Pada Oktober 2018, Kopi Kenangan mendapatkan pendanaan modal awal oleh Alpha JWC Ventures sebesar Rp 120 Miliar, rencana nya dana ini akan digunakan untuk membuka toko – toko baru, mengembangkan produk, serta membuat aplikasi mobile Kopi Kenangan.

Tak disangka dalam kurun waktu 2 tahun, Kopi Kenangan telah memiliki banyak kios dan sukses menjual 300.000 cangkir kopi/hari.

Setelah mendapatkan modal dana awal sebesar Rp 120 miliar, Kopi Kenangan mendapatkan modal sebesar Rp 280 miliar dari Sequoia India, hal ini dapat memperkuat branding dari Kopi Kenagan itu sendiri dan akan memiliki jaringan gerai yang tersebar luar, kunci dalam dunia retail adalah memiliki jaringan yang tersebar luas, dengan hal ini maka makin banyak gerai akan semakin dikenal dan semakin laku.

Kopi Kenangan memiliki target untuk menjual 3 Juta cangkir kopi/hari, dan untuk mencapai target itu, Kopi Kenangan membutuhkan 1500 gerai yang memikiki rata – rata penjualan tiap gerai adalah 2000 cangkir/ hari.