EconomicReview-Di tengah maraknya pembangunan apartemen, Apartment The Parc hadir dengan mengusung konsep “Sense of Simplicity”, yang akan mengakomodir kebutuhan kaum milenials. Sebagai hunian coliving pertama di Indonesia, The Parc menghadirkan fasilitas berkomunitas serta berkolaborasi bagi penghuninya dengan memperhatikan nilai estetika dan juga kenyamanan bagi penghuninya.

“Co-living merupakan gaya hidup modern yang mengedepankan kenyamanan, kebersamaan, dan keindahan. Mengusung konsep ini, The Parc terinspirasi untuk mengembangkan lima aspek keunggulan bagi penghuninya, yaitu excellent superblock, excellent facilities, excellent transportation, excellent location, dan excellent technology. Untuk excellent technology, The Parc memiliki sistem keamanan yang menggunakan private access card dan free WiFi dengan akses internet cepat di area Clubhouse dan Co-Working Space,” ujar Direktur SouthCity Peony Tang di tengah dalam acara Show Unit The Parc, (15/1)

The Parc merupakan apartemen pertama di Kawasan Superblock SouthCity area yang dikembangkan oleh PT.Setiawan Dwi Tunggal. Kawasan pembangunan terpadu seluas 55 hektar ini terdiri dari kawasan baru perumahan landed house Fortunia Residences, residensial apartemen, area ritel, komersial, pusat perbelanjaan, perkantoran,perhotelan di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Tak hanya itu ada beberapa akses menuju kawasan ini yang akan mempermudah para penghuninya, antara lain melalui stasiun MRT Lebak Bulus dan Fatmawati, jalan Tol Depok-Antasari melalui pintu Tol Andara dan Brigif, jalan Tol Cinere-Jagorawi melalui Pintu Tol Cinere, dan jalan Tol Cinere-Serpong melalui Pintu Tol R.E. Martadinata, menjadikan SouthCity menjadi ikon landmark baru di Selatan Jakarta.

Memadukan Kesederhanaan & Kecanggihan Teknologi

Dengan menggandeng Metaphor sebagai konsultan Interior Designer, The Parc mengusung tema Sense of Simplicity. Mengambil kutipan dari seniman dunia Leonardo Da Vinci, “Simplicity is the ultimate sophistication”, The Parc berusaha mengedepankan kesederhanaan dalam disainnya tanpa menghilangkan unsure alami, elegan, modern dan juga kecanggihan teknologi. Tema ini dipilih untuk mengedepankan konsep hunian coliving modern – minimalis dengan mengedepankan kenyamanan, keasrian dan kepraktisan untuk penghuninya; ditambah 75% area Apartment TheParc merupakan area hijau terbuka.

“Kami ingin penghuni tidak sekedar memiliki tempat tinggal tetapi juga tempat untuk relaksasi, menjadikan hunian sebagai urban sanctuary. Terlebih lagi saat ini pasar property tidak hanya menyasar investor, tetapi juga konsumen potensial yaitu kaum milenial dan keluarga muda yang mapan dan mengedepankan kepraktisan. Tren sudah berubah, konsumen tidak hanya mengejar fungsi hunian sebagai tempat tinggal semata, tetapi harus didukung oleh fasilitas, kenyamanan, akses dan pertumbuhan investasi hunian,” ujar Peony Tang dalam acara Inagurasi Show Unit TheParc, Selasa (15/1).

Selain itu The Parc mengusung project hunian dengan konsep coliving. Coliving merupakan sebuah cara hidup modern yang mengedepankan kenyamanan, kebersamaan, dan keindahan bagi para penghuni. The Parc SouthCity menyadari kaum milenial sangat tertarik dengan desain yang dinamis dan simpel. Sehingga didalam kawasan hunian ini nantinya, para generasi milenial tidak sekedar memiliki tempat tinggal tetapi juga tempat untuk relaksasi dan sebagai urban sanctuary.

“Tema‘Sense of Simplicity’ terinspirasi dari kebutuhan para keluarga muda dan kaum milenials yang sangat dinamis namun juga tetap mengedepankan kenyamanan hidup. Kesederhanaan dalam disain yang kami buat tetap mengedepankan unsur-unsur yang simple namun modern. Kami banyak bermain di warna-warna monochrome, warna pastel yang teduh, dan unsur-unsur alami seperti kayu. Selain itu, banyak pilihan furniture yang multifungsi,” kata Senior Associate Metaphor, Christine, yang merupakan konsultan desain interior The Parc SouthCity.

Cicilan Ringan Rp 99 Ribu/Hari

Uniknya, The Parc menawarkan hal yang berbeda dibandingkan project lain disekitarnya. Yakni, menyadari akan budaya konsumtif generasi milenial memiliki kebiasaan konsumtif cenderung membuat mereka sulit membeli tempat tinggal. Salah satu kesulitan yang paling menghambat adalah persoalan membayar uang muka (down payment/DP).

Untuk itu, The Parc SouthCity menyiapkan metode pembayaran yang memungkinkan generasi milenial untuk mencicil DP. Selain itu, mereka menyiapkan skema cicilan ringan dengan pembayaran mulai Rp99 ribu per hari.

Asscociate Director SouthCity, Stevie Faverius

“The Parc adalah apartemen low-res pertama di Cinere dimana factor kenyamanan penghuni menjadi salah satu factor utama, sehingga kepadatannya cukup rendah. Untuk saat ini, The Parc dibandrol dengan harga promo dan terjangkau mulai dari Rp 325juta sampai dengan Rp 700 juta per unit. Kita sama-sama ketahui bahwa generasi milenial memiliki income yang besar, namun punya gaya hidup yang cukup boros, sehingga tidak memiliki cukup uang untuk membayar uang muka. Dengan cara bayar ini, mereka bisa mencicil DP sebesar Rp3,3 juta per bulan untuk tipe studio, dan dilanjutkan dengan mencicil KPA,” ucap Asscociate Director SouthCity, Stevie Faverius Jaya Stevie.

The Parc optimis kehadirannya dapat memberi angin segar bagi para investor maupun end user property terutama di Jabodetabek, karena konsep yang berbeda serta memiliki keistimewaan lokasi dan akses infrastuktur yang sangat menunjang. Juga menawarkan beragam cara bayar yang sesuai dengan kebutuhan kaum milenial.