Trisya Suherman menerima penghargaan Anugerah Perempuan Indonesia 2018 yang diserahkan oleh RAy.Hj.Irlisa Rachmadiana, SSn.,MM selaku Ketua Penyelenggara bersama RAy. Endraswari Safitri selaku Ketua Dewan Juri API 2018.

Economic Review-Kegigihan dan ketekunan Trisya Suherman dalam membangun bisnis spa berbahan bambu, telah membuatnya meraih kesuksesan dalam bisnis kecantikan dan menghantarkannya meraih berbagai penghargaan. Terbaru adalah penghargaan Anugerah Perempuan Indonesia (API) 2018 yang diselenggarakan oleh majalah Woman Review yang didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindangan Anak Republik Indonesia.

Bertempat di Pedan Ballroom Hotel Sahid Jaya Solo, Jumat (21/11), Trisya Suherman menerima penghargaan yang diserahkan oleh Hj. Irlisa Rachmadiana, SSn,MM selaku Ketua Penyelenggara bersama Ketua Dewan Juri API 2018, RAy. Endraswari Safitri. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pimpinan perusahaan yang dinilai telah Berjaya dan berhasil membawa perusahaan yang mereka pimpin ke tangga puncak dan diakui masyarakat. Turut hadir dalam acara tersebut Dra. Oneng Satya Harini, MM selaku Asisten Deputi Pengembangan Wisata Budaya mewakili Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Bersamaan dengan penyerahan penghargaan API-VI-2018, diserahkan pula penghargaan Indonesia Leaders Award (ILA) 2018.

Mereka, perempuan yang hadir kali ini, merupakan perempuan yang pintar dan menginspirasi. Kegigihannya dalam mewujudkan impiannya untuk mendapatkan apa yang telah diperlolehnya dan berada di puncak kesuksesan saat ini, patut diapresiasi dan menjadi teladan bagi kita semua, papar Irlisa Rachmadiana.

Berfoto bersama dengan para penerima penghargaan API 2018 di Pura Mangkunegaran, Keraton Surakarta, usai jamuan makan malam.

Usai acara penyerahan penghargaan di Hotel Sahid Jaya Solo, seluruh penerima penghargaan API 2018 melakukan jamuan makan malam di Pura Mangkunegaran, Keraton Surakarta. Kirab dilakukan dengan menggunakan 15 kereta kuda untuk membawa seluruh undangan menuju Keraton Surakarta.

Spesialisasi Perawatan Tubuh Dengan Bambu

Maraknya tempat perawatan kecantikan dan spa, di tahun 2000-an, tak menyurutkan keinginan Trisya Suherman yang akrab dipanggil Icha, untuk mencoba bisnis serupa. Kegemarannya dalam melakukan perawatan kecantikan semenjak masih remaja, membuatnya paham betul apa yang dibutuhkan para perempuan di kota besar seperti Jakarta.

Berbekal pengalamannya bekerja di bank, yang memberinya ilmu dan pengalaman dalam mengelola keuangan secara disiplin, Icha pun memilih bisnis spa dengan spesialisasi menggunakan bambu sebagai alat terapi tubuh. Dipilihnya bambu sebagai alat bantu di spa miliknya, karena unik dan menyimpan manfaat luar biasa bagi perawatan tubuh. Bambu bisa menyimpan panas dengan baik sehingga manfaat rangkaian perawatan spa menjadi lebih maksimal. Hal inilah yang dijual oleh Icha agar dapat bersaing di bisnis sejenis.

Dengan mengusung brand Bambu Spa, Icha sukses menjadi pebisnis di bidang kecantikan dan perawatan tubuh. Kini Bambu Spa pun menjadi brand yang membanggakan dan menjadi pilihan utama bagi spa lovers yang ingin merawat tubuh dan wajah mereka. Di tangan Trisya Suherman Bambu Spa menjadi brand asli Indonesia yang bermisikan kepuasan pelanggan menjadi nomor satu. (Yuli)