Yudi Chandra; Inilah Kunci Sukses Seorang Leader Era 4.0

Economic Review-Momentum revolusi Industri 4.0. kian digadang-gadang dalam berbagai sisi Pertanyaannya, apa ituRevolusi Industri 4.0 dan mengapa kita harus peduli mengenai hal ini?

Coach Yudi Candra di kawasan Menteng, Jakarta pada tanggal 17 Desember 2018 memberikan jawaban dari pertanyaan tersebut, dijelaskannya saat ini masyarakat mulai memasuki Revolusi Industri yang ke 4.0 dan ini sangatlah berbeda dengan sebelumnya, di mana kita akan dapat mendesain dunia dan mengubah realitas di sekitar kita dengan perubahan secara atom dan molekul, perubahan secara nano teknologi ditambah dengan segala sesuatunya di dunia yang terkoneksi dengan Internet. 

“Di revolusi industri 4.0 ini segala sesuatu menjadi transparan, dan perbedaan akan satu produk/servis dengan produk/servis yang lain akan terlihat jelas dan hanya yang terbaiklah yang akan bertahan. Sehingga banyak yang bertanya mengenai apakah ini sebuah tantangan atau kesempatan? Apabila Anda melihat sejarah, di setiap fase Revolusi Industri, selalu ada bisnis baru yang menjadi pemain besar dan selalu ada pemain besar lama yang punah,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, orang yang dapat beradaptasi dengan mengadaptasi skill dan mentalitas baru dengan cepat, era revolusi industri 4.0 ini bisa jadi merupakan peluang emas untuk menjadi pemain baru yang dapat diperhitungkan. Siklus Sukses dan Gagal di dalam bisnis juga semakin cepat terjadi dibandingkan sebelumnya.

Coach Yudi Candra  juga menceritakan beberapa pertanyaan yang sering muncul dari Pebisnis yaitu, Bagaimana dengan bisnis Saya? Bagaimana saya menyikapinya? Sedangkan Revolusi Industri 4.0 ini bukanlah sesuatu yang kita dapat hentikan dan hindari. Hal ini akan terjadi dan hidup kita akan berubah.

“Anda sebagai Leader dan pimpinan di bisnis Anda, tentu saja ada faktor kunci yang perlu diketahui oleh seorang leader  di era 4.0 Agar dapat menghadapi tantangan yang dihadapi dalam memimpin organisasi,” terangnya sambil memaparkan sebagai berikut.

Yang pertama adalah, Leader yang dapat menyatukan dan memberikan arah tujuan yang jelas. Disini sangatlah penting untuk seorang leader untuk dapat berkomunikasi, membuat tim merasa aman, membuat sebuah engagement dan menjadi sebuah komunitas yang searah. Memiliki sebuah cetak biru yang dipahami, dimengerti  dan diimani oleh seluruh anggota organisasi. Leader harus dapat membuat kepercayaan didalam diri tim. Dan yang terpenting leader yang kuat, memiliki visi yang bukan sekedar visi untuk perusahaan, tetapi juga yang lebih besar dari itu, yang memiliki pengaruh untuk seluruh timnya, lingkungan sekitarnya,bahkan dunia.

Selanjutnya, Leader yang memiliki kecepatan dalam membuat keputusan. Di era 4.0ini, segala sesuatunya berubah dengan cepat. Jaman dimana leader hanya berada di kantor dengan komputer dan bekerja dengan data setelah terkumpul sudah dirasa lambat. Leader harus turun dan melihat. Leader perlu mengevaluasi dan mengontrol tim bersama sama, feedback atau masukan perlu dilakukan secara konstan dan terintegrasi bukan hanya secara internal tetapi juga terhubung dengan pihak eksternal seperti klien dan supplier. Leader juga harus berani, mau menerima,mendorong, dan memotivasi tim untuk memberikan feedback terhadap kepemimpinannya demi kemajuan bersama. Akan lebih baik ketika Leader juga dapat menantang dirinya untuk keluar dari zona nyaman dengan melakukan coaching dan menerima feedback dari orang diluar organisasi .

Poin ketiga yaitu, Dapat Memilih dan Mendevelop Talent. Generasi dimana pekerja loyal dan setia bekerja pada 1 perusahaan sudah mulai tergantikan dengan generasi yang mudah bosan dan mobile. Generasi yang lebih memilih untuk bekerja secara bebas, menjadi entrepreneur sendiri dan tidak terikat oleh 1 perusahaan. Mengingat tingginya turnover karyawan, Apa yang bisa Anda lakukan sebagai seorang leader adalah bukan hanya perlu untuk dapat memilih talent yang tepat, tetapi juga perlu untuk mendevelop talent dengan cepat sehingga mereka dapat lebih loyal dan juga produktif lebih lama di perusahaan anda, karena banyak cara untuk dapat memilih diantaranya Group Interview, NLP, dan Face Reader.

Leader dan Organisasi yang tidak beradaptasi dengan cepat dari pemikiran tradisional akan punah. Sedangkan Perusahaan yang bergerilya yang terkoneksi, berkolaborasi, yang terus belajar, terbuka akan perubahan, yang memiliki tim yang bergairah dan semangat maju, yang memiliki dan mengadaptasi teknologi atau cara yang lebih maju akan menjadi pimpinan di Industrinya,” tutupnya.