Raih APBI 2018 Berkat Kinerja Unggul dan Berkesinambungan

Economic Review-Senantiasa berkomitmen penuh untuk selalu melaksanakan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, PT. Bank Sinarmas Tbk. mencatatkann prestasinya dengan meraih penghargaan bergengsi Anugerah Perbankan Indonesia-VII-2018 (APBI-VII-2018). Unggul sebagai perusahaan terbaik di kategori Buku 2 (modal inti = Rp 1 T s/d < 5T), menjadi bukti Bank Sinarmas dalam kegiatan usahanya terus mewujudkan kepercayaan dari para pemangku kepentingan, berkinerja unggul dan tumbuh secara berkesinambungan. Berangkat dari visi & misi untuk menjadi payment & transaction bank yang diperhitungkan di Indonesia, Bank Sinarmas terus melakukan usahanya mencapai tujuan itu. Kedepan Bank Swasta ini ingin dapat memfasilitasi perkembangan digital dengan ide-ide baru mereka. Diantarannya dengan melakukan sinergikan teknologi yang telah ada dan bekerja sama dengan banyak fintech untuk menjawab tren masa kini. CEO PT Bank Sinarmas Tbk., Frenky Tirtowijoyo, menyatakan Bank Sinarmas menerapkan era digitalisasi dalam aktiftas perusahaannya. Perbankan ini sadar akan ekspektasi nasabah dan berusaha untuk memenuhinya. Oleh karenan menciptakan cara yang lebih efisien dan cepat untuk memenuhi kebutuhan nasabah menjadi hal utama yang turut diperhitungkan oleh Perbankan ini. Ditambahkannya, digitalisasi dibangun oleh Bank Sinarmas untuk memberikan financial solution ke nasabah dalam genggaman tangan. Nasabah dapat melakukan transaksi apapun dimanapun dan lebih cepat. “Financial solution yang dimaksud adalah memberikan layanan secara keseluruhan, bukan hanya untuk bisnisnya saja tapi juga layanan untuk perusahaan, misalnya payroll, invoice financing dengan sistem dan teknologi atau kebutuhan lainnya,” tambahnya.

Selain itu, Bank Sinarmas juga terus mengakomodir kepentingan-kepentingan dari si pemilik perusahaan tersebut seperti insurance, kartu kredit dan lain sebagainya. Oleh karenanya Bank Sinarmas mempersiapkan semua infrastruktur penunjangnya, agar semua dapat secara digital, efisien dan memastikan layanan ke nasabah terpenuhi.

Bank Sinarmas tetap menyadari kehadiran fisik Bank Sinarmas lewat cabang yang mereka bangun masih sangat dibutuhkan, terlebih di daerah. Apalagi Kehadirannya secara fisik ini juga bisa meningkatkan brand image di daerah yang menunjukan bahwa Bank Sinarmas benar-benar ada. Kedepan untuk turut mendukung program pemerintah Ban Sinarmas empersiapkan sebanyak 3000 Agen ‘Laku Pandai’ yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan adanya agen-agen tersebut dampaknya adalah makin banyak masyarakat unbanked yang bisa dilayani.

Kinerja Baik, Kantongi Laba bersih Rp 256 M

Tahun ini kinerja PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) melaju baik. Bank milik Grup Sinarmas ini membukukan kenaikan laba bersih hingga 33% di kuartal III 2018. Dengan mengantongi laba bersih Rp 256 miliar di kuartal III 2018. Di periode sama tahun lalu, laba Bank Sinarmas tercatat sebanyak Rp 191 miliar.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10), laba Bank Sinarmas ditopang pendapatan bunga bersih yang naik 19,5% yoy menjadi Rp 1,7 triliun. Pendapatan bunga bersih naik dua digit, walaupun penyaluran kredit Bank Sinarmas cuma tumbuh 1,6% menjadi Rp 17,4 triliun di kuartal III 2018.

Namun, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Bank Sinarmas meningkat 15 basis poin menjadi 4,47% dari 4,32% di kuartal III 2017. Adapun cadangan kerugian penurunan nilai yang dialokasikan Bank Sinarmas mencapai Rp 466 miliar. Sampai akhir 2018, Bank Sinarmas menargetkan pertumbuhan kredit 8%-10% secara tahunan. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) diperkirakan naik 8% year on year (yoy).

Sampai dengan Juni 2018, laba Bank Sinarmas masih naik 82% yoy menjadi Rp 225 miliar. Sedangkan dari sisi kredit turun 8,7% yoy menjadi Rp 16,5 triliun. Untuk rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) sampai Juni 2018 tercatat naik dari 4,21% dari Juni 2017 menjadi 4,76% di Juni 2018. Kenaikan NPL ini didorong untuk sektor real estate dan komiditas.