Economic Review – Dalam kondisi perlambatan perekonomian yang terjadi saat ini, PT BPD Bank Bali tetap berhasil mencetak kinerja yang positif karena pangsa pasar penyaluran kredit yang dituju adalah UMKM yang telah terbukti memiliki daya tahan tinggi terhadap krisis.

Bank Bali menunjukkan kinerja yang baik sepanjang 2017 hingga 2018 ini. Pencapaian ini sangat baik di tengah gencarnya persaingan Bank di Bali yang juga menyasar UMKM. Sejauh ini pencapaian UMKM Bank Bali telah mendapatkan pengakuan secara nasional dengan ditetapkannya kembali Bank Bali oleh Bank Indonesia melalui BI Award pada 2017 lalu sebagai pendukung UMKM Terbaik Kategori BUKU I dan BUKU II. Penghargaan tersebut merupakan yang kedua kalinya setelah tahun sebelumnya pun Bank Bali menerimanya.

Keseriusan Bank Bali dalam menggerakkan sektor UMKM telah dituangkan dalam VISI Bank Bali yakni Menjadi bank yang kuat, Berdaya saing tinggi dan terkemuka dalam melayani UMKM serta Berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian daerah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Bali melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain Pemerintah Daerah (PEMDA), Koperasi, BPR dan lembaga keuangan lainnya yang dianggap dapat menopang kelangsungan dalam menggerakkan sektor UMKM ini. Dari hal ini juga diharapkan dapat menjadi wujud sinergi Bank Bali mendorong perkembangan UMKM sekaligus memperluas jangkauan layanan Bank Bali kepada pelaku UMKM.

RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI APRESIASI

Anugerah Perbankan Indonesia (APBI) 2018 dihelat untuk kesekian kalinya dan pada acara bergengsi tersebut, PT BPD Bank Bali berhasil meraih Kategori Bank BUMD Non Tbk terbaik di Indonesia untuk kelompok BUKU II dengan aset Rp 10 T sampai dengan 25 T.

Penghargaan tersebut berhasil dihelat setelah melalui proses penilaian pada 10 aspek, antara lain Finance, Risk Management, Good Corporate Governance (GCG), Human Capital (HC), Marketing, Information Technology (IT), Corporate Social Responsibility (CSR), Corporate Secretary, Corporate Communication dan Operational.

Dihelat di Mawar Ballroom, Lantai 2 Balai Kartini, acara Anugerah Perbankan Indonesia (APBI) 2018 berlangsung meriah. Acara ini terselenggara berkat kerjasama Majalah Economic Review, Perbanas Institute dan IPMI International Business School. Selain itu adapula Indonesia-Asia Institute, NBO Group, Thomas International, PQI International dan Frontliner Service.

Penghargaan yang diraih Bank Bali bukan tanpa sebab, hal ini sudah terbukti dengan penilaian dewan juri setelah melihat konsistensi Bank Bali selama ini. Bank Bali merupakan salah satu Bank yang sangat menerapkan visi dan misi nya sesuai espektasi selama ini sehingga perseroan berhasil maju dan berkembang serta mampu terus berjaya di tengah perlambatan ekonomi yang dialami Indonesia saat ini.

Sejauh ini Bank Bali juga sudah berhasil meraih predikat terbaiknya di Anugerah Perbankan Indonesia (APBI) 2018, Bank Bali juga sudah berhasil menjadi salah satu bank yang memiliki transaksi terbesar, tertinggi dalam pertumbuhan serta tercepat dalam proses aplikasi.

SIAPKAN TIM KHUSUS PANTAU ATM

Untuk meningkatkan pelayanannya kepada nasabah, Bank Bali menyiapkan setidaknya 13 orang untuk memantau seluruh ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang ada di bawah kepemilikan Bank Bali. Selain itu, ada satu orang penanggung jawab per hari untuk pelayanan di “card center” dan satu orang petugas di bagian pengaduan dari layanan ATM dan “mobile banking” melalui sambungan telpon yang buka setiap hari kerja.

Hal ini juga lebih diperketat saat momen liburan tiba sehingga bank tetap bersiaga dalam memberikan pelayanan perbankan melalui ATM. Bank Bali juga selalu memantau ketersediaan uang di ATM dan kinerja mesia ATM tersebut sehingga dapat dilakukan penanganan cepat apabila terjadi kerusakan mesin seperti macet atau tidak bisa digunakan oleh nasabah.

Komitmen Bank Bali memang tidak tanggung-tanggung terhadap nasabahnya, hal itulah yang menjadi kunci sukses dalam menjalankan perseroan selama ini karena kepercayaan nasabah akan menjadi tolak ukur kesuksesan sebuah perseroan.