Inilah Jawara BUMN Branding & Marketing Award 2018

Economic Review-Ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018 kembali digelar di Jakarta, Rabu (21/11). Penghargaan bergengsi ini merupakan apresiasi terhadap proses digital marketing sebagai bagian dari transformasi digital dianggap telah membuat BUMN mampu bersaing di luar batas dan memiliki kualitas dengan global mindset.

Memasuki tahun ke-6, kegiatan yang diselenggarakan oleh BUMN Track didukung oleh Arrbey Consulting dan Rumah Perubahan pada tahun ini diikuti oleh 80 BUMN yakni dengan mengambil tema “Merebut Peluang Era Industri 4.0 Melalui Penguatan Merek Indonesia”.  

Adapun proses penjurian berlangsung dua tahap. Pertama berupa pengembalian kuesioner pada 19 Oktober 2018. Selanjutnya, peserta yang lolos seleksi tahap 1 melanjutkan sesi presentasi dan wawancara di hadapan dewan juri pada 30-31 Oktober dan 1-2 November 2018. Dari total peserta 112 perusahaan, sebanyak 80 perusahaan lolos seleksi penjurian tahap kedua.

Ketua Dewan Juri BUMN Branding & Marketing Award 2018 sekaligus pendiri Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali mengatakan, BUMN tengah mengalami perubahan yang sangat besar yang didahului dengan transformasi karena adanya pendekatan disruption. Berjalannya waktu, branding saja tidak cukup, melainkan dibutuhkan inovasi produk dan peremajaan SDM. “SDM yang muda adalah sumber masa depan. Mereka membawa teknologi dan membantu perusahaan untuk menciptakan produk-produk baru serta mengalihkan perusahaan menjadi platform,” ungkap Rhenald.

Dirinya menambahkan, digital marketing sebagai bagian dari transformasi digital telah membuat BUMN mampu bersaing di luar batas dan memiliki kualitas dengan global mindset. BUMN mulai dikenal di berbagai negara bahkan 4 BUMN mendapat penghargaan sebagai perusahaan terbaik di dunia untuk bekerja. “Saat ini kita melihat digital marketing sudah menjadi hal yang biasa dilakukan di lingkungan BUMN, walaupun masih banyak sekali yang belum menemukan pola yang tepat. Tetapi kita patut mengapresiasi karena geliat trasformasi itu sudah tumbuh di BUMN. Dan ini merupakan modal yang sangat baik,” imbuh Rhenald.

Pada penyelenggaraan tahun ini, kategori pemenang dibagi dalam tiga sektor, yakni sektor Agro, Manufacturing & Mining, sektor Service, Transportation, Logistic & Energy, dan sektor Financial & Hospitality.

CEO BUMN Track SH Sutarto mengungkapkan, pembagian kategori dilakukan untuk memberikan peluang yang lebih besar bagi para peserta untuk bersaing di sektornya masing-masing. “Tahun ini kita pisahkan per sektor. Tujuannya, memberi kesempatan lebih luas kepada BUMN untuk berpartisipasi sekaligus agar peserta dapat berkompetisi lebih optimal di sektornya masing-masing,” ungkap SH Sutarto saat acara penganugerahan di di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (21/11).

Mereka Empat CMO Terbaik 2018

Selanjutnya, untuk kategori CMO Anak Perusahaan BUMN Terbaik, dewan juri memutuskan Andria Nusa selaku Director of Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants meraih predikat The Best CMO sektor Agro, Manufakturing & Mining. Kemudian, The Best CMO sektor Service, Transportation, Logistics & Energy diterima oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan Tanjung Priok Ary Hendriyanto dan Chief Commercial Officer PT Telekomunikasi Indonesia International Budi Satria Dharma Purba. Sedangkan The Best CMO sektor Financial & Hospitality diraih oleh Muhammad S. Fauzani yang menjabat sebagai Direktur Keuangan & SDM PT Patra Jasa.

Akhmad Kusaeni menegaskan, para CMO terpilih merupakan sosok yang dinilai memiliki kemampuan terbaik dalam mengelola dan memperkuat posisi perusahaan, baik dari segi branding maupun marketing, sehingga menghasilkan reputasi positif bagi perusahaannya. “Dalam menghadapi industri 4.0 dengan perubahannya yang sangat cepat dibutuhkan pemimpin yang cakap dalam hal strategi maupun implementasi. Para  pemenang CMO terbaik mampu menerapkan global mindset dan menggiring perusahaannya menjadi world class company,” ungkap Akhmad Kusaeni.

Melanjutkan kesuksesan pada penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, hasil dari BUMN Branding dan Marketing Award diharapkan bisa menjadi refleksi bagi pengelolaan BUMN ke depan yang lebih agresif, berdaya saing tinggi, kompetitif, efisien, serta modern.

BUMN Branding and Marketing Award senantiasa menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh kalangan BUMN. Kredibilitas dan kapabilitas para dewan juri yang telah teruji membuat ajang ini semakin berbobot dan menjadi rujukan bagi insan BUMN.