Peluncuran PDaja.com Aplikasi pinjaman berbasis web dari Bank Sampoerna

Economic Review-Pesatnya pertumbuhan financial technology (fintech) di Indonesia, telah mendorong industri perbankan untuk lebih inovatif dalam menciptakan produk-produknya. Tak jarang, untuk melakukan penetrasi pasar, perbankan menggandeng perusahaan fintech yang telah eksis.

Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) yang selama ini dikenal fokus pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah pun, tak ragu untuk melakukan inovasi produknya. Bertempat di JSC Hive Jakarta, Bank Sampoerna secara resmi meluncurkan situs pinjaman berbasis web PDaja.com, Jumat (16/11/2018). Melalui PDaja.com, Bank Sampoerna berusaha memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengajukan pinjaman tanpa harus datang ke bank.

Bank Sampoerna menyadari betul kebutuhan akan jasa perbankan saat ini, sudah sangat kompleks, sehingga harus mengikuti perkembangan jaman. “Dari sinilah Bank Sampoerna berusaha memahami kebutuhan yang ada dan memberikan solusi atas pemenuhan kebutuhan perbankan yang lebih cepat dan simple,” papar Ongk Tek Tjan, Direktur Funding, SME, FI dan Jaringan Kantor Bank Sampoerna.

Keunggulan PDaja.com Ringkas dan Terbuka

Dalam kesempatan yang sama, Irma Savitri, Chief of Credit & Collection Bank Sampoerna menjelaskan bahwa aplikasi pinjaman yang diberi nama PDaja.com ini merupakan sebuah situs (website) untuk mengajukan kredit secara online. Dengan mengakses PDaja.com, masyarakat dapat melakukan simulasi berapa besar pinjaman yang bisa diterima, karena PDaja.com dirancang secara ringkas dan terbuka. Setelah mengetahui berapa besar pinjaman yang dapat diterima, pengajuan kredit dapat dilakukan belakangan.

“Inilah yang membedakan PDaja.com dengan aplikasi online lainnya. PDaja.com dapat langsung memberikan estimasi perkiraan pinjaman yang dapat diberikan kepada calon debitur. Hal ini untuk mempercepat calon debitur dalam pengambilan keputusan untuk pengajuan kredit,” urai Irma.

Bahkan untuk memberikan fleksibilitas lebih, jika pengajuan pinjaman telah disetujui, nasabah dapat menentukan kapan pinjaman tersebut akan dicairkan. Selama pinjaman belum dicairkan, maka tidak akan ada beban bunga yang harus ditanggung oleh peminjam.

Mengakses PDaja.com sangatlah cepat dan sederhana. Masyarakat tinggal mengakses situs https://PDaja.com, tanpa harus meng-install atau men-download apapun. Tanpa perlu login, masyarakat dapat memasukkan berbagai informasi terkait jaminan yang dimiliki untuk dapat mengetahui perkiraan pinjaman. Jika dirasa cocok, baru pengguna dapat memasukkan informasi pribadi dan mengajukan pinjaman.  Untuk saat ini, jaminan yang dapat diterima baru berupa rumah, ruko, dan apartemen.

Pertumbuhan Kredit Bank Sampoerna QIII/2018

Hingga kuartal III tahun 2018, Bank Sampoerna telah berhasil menyalurkan kreditnya sebesar Rp7,0 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 15% secara year on year (YoY) dari periode yang sama tahun lalu.

Dengan hadirnya produk baru PDaja.com, bank dengan jaringan kantor sebanyak 20 kantor cabang yang tersebar di 16 kota besar di Indonesia, ini, optimis masih dapat bertumbuh untuk menyalurkan pinjaman ke seluruh masyarakat sesuai dengan misi Bank Sampoerna. Meskipun, produk ini baru dipasarkan untuk wilayah Jakarta saja, namun Bank Sampoerna yakin masyarakat dapat menerima kehadiran PDaja.com, sehingga dapat memberi kontribusi hingga akhir tahun 2018 yang hanya 2 (dua) bulan lagi. Kedepan, menurut Ongk Tek Tjan, Bank Sampoerna menargetkan 75% pengajuan kredit dilakukan lewat online. (Yuli)