TRACK SDGs Pantau Pembangunan Berkelanjutan

Dr. Yanuar Nugroho, Deputi II Kantor Staf Presiden Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu sosial Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis, menyampaikan pentingnya akuntabilitas sosial dalam memonitor inisiatif-inisiatif pembangunan di tingkat akar rumput.

Economic Review – Sejak disepakati di tahun 2014, kerangka pembangunan global, Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) menjadi prioritas bagi 193 negara anggota PBB, salah satunya Indonesia. Ada 17 target dan 169 indikator yang diharapkan dapat tuntas diwujudkan di tahun 2030, antara lain yaitu terkait kemiskinan, kesehatan, pengentasan kelaparan, kesetaraan gender, dan ekonomi inklusif.

Di Indonesia, pencapaian TPB masuk dalam 9 program prioritas yang tertuang dalam Nawa Cita dan ditetapkan lewat Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017. Perpres inilah yang menjadi dasar dalam penyusunan struktur nasional dan tata kelolanya, yang memungkinkan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi dalam mewujudkan TPB.

Dengan keterlibatan masyarakat dari berbagai sektor, maka dibutuhkan inisiatif-inisiatif dari mereka, karenanya perlu adanya mekanisme akuntabilitas sosial yang baik. Ditambah lagi dengan geografis Indonesia yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, sewajarnya dibutuhkan satu wadah yang dapat diakses secara terbuka. Sehingga pembangunan yang sedang dan telah dilakukan dapat dipantau oleh seluruh lapisan masyarakat luas.

Untuk menghimpun inisiatif-inisiatif pembangunan yang bersumber dari non-pemerintah, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) bersama Sinergantara, organisasi masyarakat sipil bidang ICT untuk pembangunan, meluncurkan sebuah platform online bernama TRACK-SDGs, pada Kamis (18/10/2018). Wadah online ini menjadi bagian dari inisiatif CSOLA yang dipimpin oleh OXFAM Indonesia dalam mengarusutamakan TPB di tingkat daerah.

Dr. Yanuar Nugroho, Deputi II Kantor Staf Presiden Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu sosial Sosial, Ekologi dan Budaya Strategis, yang hadir dalam peluncuran TRACK SDGs mengatakan, “Kita perlu memiliki satu mekanisme untuk mengetahui siapa mengerjakan apa, di sebelah mana Indonesia. Akuntabilitas sosial sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat sipil karena masyarakat sipil yang banyak melahirkan inisiatif pembangunan di tingkat akar rumput. Lalu bagaimana kita bisa mengakomodasi 260 juta orang Indonesia untuk berpartisipasi dalam akuntabilitas sosial? Yang paling realistis adalah dengan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi yang sudah semakin maju.”

Sementara itu, sebagai inisiator peta online serupa yang berhasil menghimpun lebih dari 2.000 inisiatif pembangunan di tingkat akar rumput pada tahun 2011-2014, CISDI percaya bahwa peran teknologi informasi dalam pembangunan cukup krusial.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat meningkatkan edukasi dan kesadaran aktor non-pemerintah dalam penggunaan teknologi agar wadah yang sudah disediakan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. CISDI bekerja sama dengan Sinergantara mencoba merumuskan tidak hanya wadahnya saja, tetapi juga pembekalan dan transfer ilmu terkait pemanfaatan teknologi dan komunikasi untuk pembangunan,” ujar Muh. Asnoer Laagu, Manager ICT CISDI.

TRACK-SDGs, singkatan dari Transparent (transparan), Reliable (dapat diandalkan), Accurate (akurat, tepat informasi), Credible (dapat dipercaya), Knowledge (pengetahuan). Hal ini menggambarkan visi yang ingin diciptakan oleh TRACK-SDGs untuk mendorong akuntabilitas sosial yang berbasis masyarakat dengan informasi terpercaya.

Saat ini, TRACK-SDGs sudah dapat diakses melalui www.track-sdgs.id dan berambisi untuk merealisasikan visi sebagai wadah penghubung antara inisiatif pembangunan dengan donor potensial. Selain itu, TRACK-SDGs juga akan memberikan pelatihan terkait pemanfaatan teknologi digital untuk inisiatif pembangunan yang terdaftar di TRACK SDGs serta melibatkan 50 organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang pencapaian SDGs. (Yuli)

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com