Sambut Milad Ke-4, PT. Jamkrindo Syariah Salurkan 41 Beasiswa Bagi Anak Yatim

Economic Review-PT. Jamkrindo Syariah gelar tasyakuran Milad Ke – 4 pada tanggal 19 September 2018, kegiatan ini nantinya akan dirangkaikan dengan Diskusi Panel yang bertema “Penjaminan di era Digital”. Terkait pemberian beasiswa pendidikan, PT. Jamkrindo Syariah mengambil peran dalam pemberian beasiswa bagi anak-anak yatim di Tangerang, Banten. Dengan menggandeng Dompet Dhuafa, Jamsyar menyalurkan sebesar Rp 82 juta untuk 41 anak yatim.

Tak hanya itu dikatakan Direktur Utama Jamsyar Gatot Suprabowo, pihaknya juga akan mengadakan kegiatan pengumpulan dan penyaluran buku bacaan anak bekas layak baca untuk disalurkan kepada komunitas yang membutuhkan atau di Taman Bacaan yang terdapat di setiap kota di Kantor Cabang PT Penjaminan Jamkrindo Syariah.

“Sebagai rangkaian milad kami ke -4 , kami adakan tasyakuran. Yang dibarengi oleh kegiatan peduli pendidikan yakni pemberian beasiswa untuk 41 anak yatim. Yang masing-masing akan mendapatkan Rp 2.000.000, 00 perorang, sehingga total keseluruhan beasiswa kali ini adalah Rp 82 juta. Kita juga akan melanjutkan kegiatan bertemakan pendidikkan ini dengan penyaluran buku-buku layak baca,” papar Gatot.

Jamsyar juga mengadakan pendidikan marketing online. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari pengembangan desa Kreatif di Pleret, Bantul, Yogyakarta untuk memberikan pendidikan berupa marketing online bagi para pengrajin. Dengan pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan penjualan para pengrajin di desa kreatif tersebut sehingga dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Kegiatan di bidang pendidikan ini dipilih PT. Jamkrindo Syariah karena dapat membantu mencerdaskan anak bangsa yang di masa mendatang akan menjadi pemimpin di masayarakat dan pelaku bisnis yang akan memberikan kontriusi penting bagi bangsa dan negara.

“Tasyakuran ini sekaligus menjadi penghargaan yang luar biasa kepada segenap direksi dan karyawan. Atas kerja keras, cerdas, ikhlas dan tuntas. Kerja kita bersama di Jamsyar,” demikian Gatot bersemangat.

Masih dalam rangkaian Milad ke-4, selanjutnya akan digelar diskusi perkembangan tekhnologi terbaru di era digital yang diyakini telah merubah perilaku sosial dan pelaku industri termasuk industri penjaminan dan lembaga keuangan. Diskusi akan diikuti oleh mitra dan beberapa stakeholders pada tanggal 26 September 2018 mendatang, melalui penyelenggaraan ini diharapkan pelaku bisnis dapat lebih jeli dalam melihat peluang dan dapat mengoptimalkan peluang tersebut agar dapat bermanfaat bagi industri penjaminan dan seluruh stakeholders.

Selanjutnya, akan ada kegiatan wisata budaya yang dikemas dalam kegiatan “Jalan Sehat Mumtaz” diikuti oleh keluarga karyawan Jamsyar Kantor Pusat dan pejabat di lingkungan Jamkrindo Group dengan mengambil rute di kawasan kota tua, Jakarta pada tanggal 29 September 2018 mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun rasa kebersamaan.

Pada usia yang ke – 4, PT. Jamkrindo Syariah dapat meraih kinerja yang cukup baik. Tercatat, pada periode Januari hingga Agustus 2018, volume penjaminan telah mencapai Rp 13,2 trilyun.

Seperti halnya penjaminan yang meningkat dengan cepat, pertumbuhan Imbal Jasa Kafalah megalami pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan volume penjaminan. Pada periode yang sama, pertumbuhan perolehan IJK cash basis adalah sebesar 109,27% dan perolehan IJK cash basis periode Januari hingga Agustus 2018 adalah sebesar Rp 213,9 milyar.

Peningkatan peroleh IJK cash basis disamping dikarenakan oleh adanya pertumbuhan bisnis juga diakibatkan oleh adanya perubahan komposisi produk, dimana di tahun-tahun terakhir, komposisi penjaminan cash loan dengan jangka waktu yang relative panjang sudah dibandingkan dengan penjaminan non cash loan yang relative pendek, mendekati angka 50%. Komposisi tersebut cukup bagus, karena akan membuat volatilitas pendapatan penjaminan secara accrual semakin baik.

Dari sisi total asset, asset Jamkrindo Syariah di akhir 2015 adalah sebesar Rp 288,5 milyar, pada posisi akhir Agustus 2018 telah mencapai Rp 636,9 milyar, atau meningkat sebesar 221% dibandingkan asset di tahun 2015. Dari sisi kemampuan memupuk keuntungan, return on equity Jamkrindo Syariah yang pada akhir tahun 2015 baru sebesar 2,66%, pada akhir Agustus 2018 telah mencapai 10,21%. Apabila dilihat dari pangsa pasar penjaminan syariah dengan parameter berupa Total IJK Accrual dan IJK yang ditangguhkan, market share Jamkrindo Syariah adalah sebesar 65,60%. Angka tersebut menunjukkan Jamkrindo Syariah telah mampu menguasai pasar penjaminan syariah.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com