“Navigating Turmoil”, Kepedulian Tya Adhitama Pada Pemimpin Masa Depan

Berangkat dari keinginan seorang Tya Adhitama untuk berbagi pengalamannya selama 35 tahun berkecimpung dalam berorganisasi dan berbisnis, tercetuslah keinginannya untuk membuat sebuah buku. Bekerjasama dengan Afterhours, Tya pun berhasil menerbitkan buku berjudul Navigating Turmoil.

Buku setebal 144 halaman dan ditulis dalam bahasa Inggris ini, menyoroti tiga peran utama yang harus dipenuhi oleh seorang pemimpin, yaitu Govern, Strategize, and Challenge. “Kita harus memberikan contoh yang baik dalam berbisnis, terutama untuk generasi pemimpin mendatang,” ujar Tya.

Di hadapan para alamunus IPMI International Business School yang memadati ruang Auditorium IPMI International Business School, Sabtu (1/9/2018), Tya Adhitama melakukan peluncuran bukunya yang dikemas dalam bentuk talk show interaktif.

Sebagai pembuka rangkaian acara, Derry Habir, Direktur IPMI Case Center memberikan salam pembuka dengan menyampaikan kekagumannya pada kepiawaian Tya Adhitama dalam menyampaikan pengalamannya. Menurut Derry Habir, Tya tak hanya public speaker yang handal, namun juga seorang penulis yang hebat.

Tak heran jika Derry Habir sangat merekomendasikan buku Navigating Termoil kepada para eksekutif yang sudah berpengalaman maupun mereka yang baru memulai karir, karena buku ini sangat menarik. Dalam buku ini memperlihatkan bagaimana perusahaan seperti Panasonic Gobel dan GE – mendekati isu-isu penting. Namun jauh lebih menarik untuk mendiskusikan kasus-kasus tersebut, dari pada kita hanya meminta Tya membacakan sebagian dari bukunya, tambah Derry.

Hadir sebagai pembicara dalam talk show tersebut antara lain adalah Hendry Satriago (CEO General Electrics Indonesia) dan Jusman Syafii Djamal (Komisaris Utama Telkom Indonesia, Komisaris Utama Garuda Indonesia, dan Menteri Perhubungan RI periode 2007-2009). Kedua tokoh tersebut berbagi kisah, tantangan apa saja yang mereka hadapi dalam menakhodai perusahaan masing-masing.

Handry Satriago berujar, Leader ga boleh baper (bawa perasaan-red.). Dalam berbisnis, kita harus optimistis. Ketika membangun strategi, harus memiliki kemampuan yang atraktif”.

Sedangkan menurut Jusman Syafii Djamal, “Dalam situasi ambigu, penting bagi para pemimpin untuk dapat membuat keputusan yang lebih cepat, konsisten, dan penuh keyakinan”.

Sementara itu, Rachmat Gobel (Komisaris Utama Panasonic Gobel Group, Menteri Perdagangan RI periode 2014-2015) yang direncanakan hadir ternyata masih berada di luar kota. Namun dalam testimoninya, Rachmat Gobel menyampaikan bahwa topik dan studi kasus yang dibagikan dalam buku Navigating Termoil mengingatkan kepada kita betapa pentingnya isu tentang governing, strategizing, challenging, decision-making, engaging, adapting, and achieving results.

Di akhir acara, Tya Adhitama tak lupa memberikan buku Navigating Turmoil kepada para pembicara dan seluruh undangan yang hadir. (Yuli)

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com