Bank Riau Kepri Ukir Prestasi di IERMA 2018

Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Bank Riau Kepri, Heru Kurniawan didampingi Corporate Secretary Winovri menerima Penghargaan IERMA 2018, diserahkan oleh Mokhamad Mahdum, SE.Ak., MIDEC., CA., CWM (Wakil Sekjen IRPA) didampingi oleh Hj. Nana Irlisa Racmadiana, S.Sn., MM.(Pendiri & Pemimpin Umum Economic Review) dan Dr. Dewi Hanggraeni, SE., MBA. (Ketua Dewan Juri)

PT Bank Riau Kepri kembali unjuk prestasi. Kali ini, dalam ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award (IERMA) yang berlangsung di Mawar Ballroom, Balai Kartini Jakarta, Jumat (3/8/2018), Bank Riau Kepri menerima penghargaan IERMA 2018, persembahan majalah Economic Review.

Dalam IERMA 2018, Bank Riau Kepri berhasil meraih nilai 77,90 dengan predikat B (Gold) dan berada di Peringkat ke-2, kategori BPD (BUMD) – Non Tbk. Penghargaan yang diterima langsung oleh Pemimpin Divisi Manajemen Risiko Bank Riau Kepri, Heru Kurniawan didampingi Corporate Secretary Winovri ini, diserahkan oleh Mokhamad Mahdum, SE.Ak., MIDEC., CA., CWM (Wakil Sekjen IRPA) didampingi oleh Hj. Nana Irlisa Racmadiana, S.Sn., MM.(Pendiri & Pemimpin Umum Economic Review) dan Dr. Dewi Hanggraeni, SE., MBA. (Ketua Dewan Juri).

Keberhasilan Bank Riau Kepri dalam menjalankan bisnisnya tak lepas dari penerapan manajemen risiko yang dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi di organisasinya. Hal tersebut untuk menjaga risiko sesuai dengan risk appetite dan risk tolerance. Selain itu, dengan penerapan manajemen risiko, ketersediaan modal juga dapat terkontrol, serta untuk mendukung strategi bisnis dan menjaga reputasi bank.

Pengelolaan risiko di Bank Riau Kepri sendiri, mencakup delapan jenis risiko, sesuai dengan ketentuan kebijakan regulator, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun kedelapan risiko tersebut adalah risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko reputasi, dan risiko stratejik. Bank Riau Kepri pun selalu mengikuti perkembangan terbaru dan melakukan penyesuaian kebijakan jika ada peraturan baru yang dikeluarkan oleh otoritas perbankan.

Hasilnya, sepanjang tahun 2017 kinerja keuangan Bank Riau Kepri mengalami pertumbuhan yang menggembirakan. Tercatat Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 37,11% di atas pertumbuhan DPK Buku 2 secara Nasional (0,34%) atau menjadi senilai Rp16,52 triliun di 2017, dari Rp12,05 triliun di 2016. Sementara, penanganan kredit bermasalah (NPL) hingga akhir tahun 2017 menunjukkan kinerja yang baik yaitu hingga 0,09%. Sedangkan penyaluran kredit sepanjang tahun 2017 tercatat sebesar Rp15,55 triliun. (Yuli)

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com