Bank BJB, Sang Juara Umum ke-3 IERMA 2018

Bank BJB berhasil keluar sebagai Juara Umum ke-3. Penghargaan diserahkan oleh Ir. Irina Mildawani, PhD. Dewan Penasehat Majalah Economic Review

Dalam gelaran Indonesia Enterprise Risk Management Award (IERMA 2018), PT Bank BJB Tbk berhasil keluar sebagai Juara Umum 3, setelah PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Juara Umum 1) dan PT Timah Tbk (Juara Umum 2). Pada acara yang puncaknya berlangsung di Mawar Ballroom, Balai Kartini, Jakarta ini, Bank BJB memperoleh nilai 78,50, dengan Predikat B (Gold).

Keberhasilan sebuah perusahaan dalam menjalankan Enterprise Risk Management (ERM), dapat dilihat salah satunya dari meningkatnya profit perusahaan dan menurunnya biaya pajak. Hal tersebut seperti disampaikan R. Monang PSPH Munthe, Deputi Direktur Kelembagaan & Produk IKNB – OJK pada diskusi yang mengangkat tema “Pentingnya Penerapan ERM Dalam Meningkatkan Daya Saing Perusahaan”.

“Penerapan manajemen risiko pada industri perbankan bisa sebagai guide line untuk memitigasi risiko, mengurangi potential lost, dan meningkatkan daya saing,” jelas Monang dalam diskusi yang membuka rangkaian acara IERMA 2018.

Di akhir diskusi, Monang juga berpesan kepada seluruh undangan yang hadir bahwa manajemen risiko sangat penting diterapkan di perusahaan. Terlebih saat ini sudah banyak referensi yang diterbitkan, memaparkan dengan jelas tentang pentingnya ERM.

Bagi Bank BJB sendiri, penerapan risk manajemen di bank yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemprov Jawa Barat ini, dapat dilihat dari menurunnya rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL). Di akhir tahun 2017, rasio kredit bermasalah berhasil di tekan hingga ke angka 1,5%.

Tak hanya itu, sepanjang tahun 2017, Bank BJB berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp81,61 triliun atau meningkat 11% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, kredit yang terserap di masyarakat juga naik sebesar 11,4% atau senilai Rp76,4 triliun. (Yuli)

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com