Seminar Nasional ARSSI 2018 Dorong RS Indonesia Smart & Safety

Economic Review-Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) untuk kelima kalinya kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan; Seminar Nasional V & Health Care Expo IV bertempat di Hotel  Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Acara yang berlangsung dari tanggal  17 sampai dengan 19 Juli 2018 ini mengusung tema “Mempersiapkan Rumah Sakit Indonesia Menghadapi Situasi Disrupsi Di Era Yang Kompetitif”.

Disrupsi terjadi dimana-mana dalam bidang industri apapun, bukan hanya berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi saja namun telah mengubah banyak hal sehingga tanpa disadari perubahan tersebut sudah terjadi. Karenanya industri rumah sakit harus mengantisipasi perubahan yang akan terjadi dengan melakukan perubahan yang diperlukan sekarang termasuk akan hadirnya era “Universal Health Coverage pada 1 Januari 2019 mendatang.

Denga kata lain Rumah sakit harus smart dalam merumuskan kembali strategi yang mampu menghadapi situasi disrupsi dan pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) sehingga tetap menjadi rumah sakit pilihan bagi masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan dengan mengedepankan layanan yang bermutu dan aman.

“Menjadi rumah sakit yang “smart” dan “safety” dalam menghadapi situasi disrupsi dan pelaksanaan UHC tentunya merupakan tantangan kedepan. Berbagai upaya harus dilakukan antara lain melalui pelayanan yang cepat, tepat, aman dengan kendali mutu dan kendali biaya didukung sarana prasana dan perbekalan yang ramah lingkungan, operasional rumah sakit yang efektif dan efisien, manajemen SDM yang kompeten dan adaptif serta  sistem  informasi rumah sakit yang bertransformasi kearah digitalisasi,” papar Ketua Umum Assosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) drg, Susi Setiawaty, MARS.

Buka Wawasan Pemilik & Menajemen RS Indonesia

Penyelenggaraan Seminar Nasional ARSSI ditahun 2018 ini bertujuan antara lain untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi pemilik dan manajemen RS  Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi situasi disrupsi di era yang kompetitif ini serta membantu Rumah Sakit Indonesia mewujudkan cita-citanya nya menjadi rumah sakit pilihan dengan memberikan pelayanan yang prima.

Adapun beberapa topik utama  menarik yang dibahas dalam kegiatan Seminar Nasional ARSSI pada hari pertama seperti “Mempersiapkan Rumah Sakit dalam situasi Disrupsi dan Kompetisi” serta  “Komitmen Anggaran Pemerintah untuk menjaga Sustanability pelayanan rumah sakit demi suksesnya Universal Health Coverage”.Topik “Evaluasi E- Purchasing di Rumah Sakit Swasta”  tidak ketinggalan juga diangkat, yang akan mengupas tuntas  tentang progress implementasi E- Purchasing  di rumah sakit swasta serta kendala yang dihadapi rumah sakit swasta.

Topik lainnya yang  juga tak kalah menariknya yang akan didiskusikan  di hari kedua diantaranya adalah mengenai “Transformasi Bidang Penunjang Medis dan Bidang Keperawatan di Era Disrupsi” serta “Antisipasi Rumah Sakit Provider BPJS di Era Disrupsi “ . Tidak bisa dipungkiri bahwa rumah sakit yang akan sustainable pada tahun 2019 dan selanjutnya adalah rumah sakit yang telah mengantisipasi kondisi tersebut mulai sekarang.

Pada Seminar Nasional ini  sebagaimana pada tahun sebelumnya, ARSSI juga membuka forum khusus  “CEO FORUM” yang mengusung  topik utama yaitu “Belajar dari E-Commerce”. Topik khusus yang  banyak ditunggu oleh para CEO dan pemilik RS ini dibawakan oleh CEO Blibli.com. “Manfaat dari E-Commerce , bagaimana peluang dan tantangannya serta bagaimana E-Commerce dapat merambah industri perumahsakitan” dikupas tuntas dalam diskusi dengan para CEO dan pemilik RS. Diharapkan  melalui CEO Forum ini dapat membantu pemilik dan pimpinan rumah sakit dalam menerapkan  ECommerce di era disrupsi.

Acara Seminar Nasional V ARSSI ini ditutup dengan CLOSING LECTURE dengan menghadirkan  narasumber Prof Rhenald Kasali ,SE , MBA , Ph.D (akademisi dan praktisi bisnis)  yang merupakan Guru Besar bidang Ilmu manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang namanya sudah sangat dikenal luas. Topik yang akan dibawakan  adalah “ Tantangan Eksekutif / leadership di Era Disrupsi “ dan Prof Rhenald Kasali akan berbagi pengetahuan serta pengalaman yang dimilikinya khususnya mengenai Disruptive Innovation.

400 Peserta Hadir

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya , event khusus ARSSI  ini  mendapat tanggapan  yang sangat baik dari para pengelola Rumah  sakit baik dari Jakarta maupun yang berasal dari luar kota. Hal ini ditandai oleh banyaknya peserta yang sudah mendaftarkan diri untuk bergabung mengikuti Seminar Nasional ARSSI ini. Peserta seminar dan workshop yang terdaftar hingga saat ini berjumlah lebih kurang 400 peserta yang terdiri dari Direksi  Rumah Sakit , Pemilik RS , Manajemen RS , Konsultan RS  serta  Perusahaan Farmasi dan ALKES dll.

Dalam event akbar  yang berskala nasional ini , selain Seminar juga diadakan Workshop yang berlangsung pada tanggal 17  dan 18 Juli 2018.  Beberapa materi workshop yang sangat dibutuhkan setiap rumah sakit di Era Disrupsi akan mengisi kegiatan ini seperti Audit Klinis, Implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) Di RS, Optimalisasi JKN melalui Coding Yang Baik dan Benar, Mempersiapkan Unit Geriatri di Rumah Sakit, Bagaimana Menjadi Rumah Sakit Pilihan Melalui Service Excellence dan Relationship.

Selain Seminar , dalam event ARSSI ini juga di selenggarakan HEALTHCARE EXPO (pameran dibidang alat-alat kesehatan dan Rumah Sakit ) yang merupakan bagian dari Seminar Nasional V  dan sebagai ajang promosi dan tukar informasi  antara produsen dengan konsumen. Healthcare Expo ini diikuti oleh lebih kurang  35  perusahaan  ternama  yang bergerak dibidang   farmasi ,  alat-alat kesehatan serta TPA &  Rumah Sakit.

Diharapkan melalui “Seminar Nasional V & HealthCare Expo IV“ ini dapat menambah wawasan , pengetahuan serta meningkatkan keterampilan para peserta  dalam menunjang rumah sakit Indonesia yang berkualitas dan mampu bersaing di era disrupsi.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com