Podcast: Mengapa CEO di ASEAN Sangat Optimis dengan Prospek Bisnis?

Economic Review-Meskipun saat ini Cina sedang melakukan upaya penyeimbangan ekonomi dalam rangka menciptakan pertumbuhan berbasis konsumsi serta dengan adanya ancaman terjadinya trade war secara global, para CEO yang diwawancarai dalam survey Business Barometer: OBG in ASEAN CEO tetap menunjukkan sentimen yang sangat positif terhadap prospek bisnis dan investasi di wilayah Asia Tengara.

Dalam podcast terbarunya, Patrick Cooke selaku Regional Editor for Asia  dari OBG bersama dengan Ivan Tan, Global Markets Director for Southeast Asia dari Enterprise Singapore membahas tuntas hasil survey dan wawancara dalam Business Barometer: OBG in ASEAN CEO, laporan terbaru dari OBG yang melibatkan lebih dari 550 CEO, COO, dan CFO di 6 dari 10 negara ASEAN

Patrick dan Ivan mendiskusikan bagaimana upaya terkoordinasi  menghadapi masalah keterbatasan infrastruktur dapat digabungkan dengan  peta demografi yang mendukung  dan masyarakat kelas menegah yang tumbuh besar untuk tujuan meningkatkan kepastian bisnis dan menciptakan kesempatan investasi sektor swasta yang subur.

Patrick Cooke, Regional Editor for Asia dari OBG

Lebih lanjut, Patrick dan Ivan juga membahas sejumlah hal penting lain seperti risiko eksternal yang dapat mengancam momentum positif Asia Tenggara, kekhawatiran para responden dalam survey terhadap penurunan permintaan dari Cina, serta kesempatan-kesempatan baru yang dapat di garap dari kebijakan penyeimbangan dalam rangka menuju high quality growth model yang akan diimplementasikan oleh Cina.

Dalam diskusi podcast-nya, Patrick dan Ivan setuju bahwa persepsi risiko mungkin sudah berubah akibat dari munculnya ancaman trade war antara dua negara yang memiliki perekonomian tertinggi di dunia (Cina dan Amerika) yang diprediksi dapat memberikan dampak negatif terhadap negara-negara Asia Tenggara, meskipun dapat juga memunculkan kesempatan positif.

Walaupun masih ada kesenjangan dalam lingkungan bisnis di antara negara-negara Asia Tenggara, Ivan meyakini bahwa negara-negara Asia Tenggara saat ini sedang bergerak menuju perekonomian yang lebih baik dalam membuat kebijakan yang dibutuhkan untuk menciptakan single market yang kohesif sebagaimana tertuang dalam blueprint  ASEAN Economic Community 2025.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com