OORTH Versi IOS dan Website Resmi Dihadirkan

Para pendiri aplikasi Oorth, Krishna Adityangga (Tengah), Dhanny Ardiansyah (Kanan) dan Mulyono Herman (Kiri).

Economic Review – Aplikasi media sosial berbasis komunitas, Oorth, resmi meluncurkan aplikasi versi Ios dan website. Peluncuran Oorth versi Ios dan website berlangsung di Solo pada Rabu (21/3). Kehadiran Oorth versi Ios dan website ini melengkapi Oorth versi Android yang telah diluncurkan sejak 7 Oktober tahun lalu. Peluncuran ini sekaligus menandakan Oorth sebagai aplikasi media sosial karya anak bangsa untuk dapat lebih dikenal dan diterima oleh masyarakat luas. Masyarakat kini dapat mengakses Oorth melalui Play Store, App Store, atau langsung mengunjungi www.oorth.me.

Oorth luncurkan aplikasi versi iOS dan website di Solo pada Rabu (21/3).

Aplikasi Oorth sendiri dikembangkan oleh Skynosoft Portal Prime, sebuah perusahaan software developer berbasis di Solo, Jawa Tengah. Dengan Mengangkat tema Find Easiness, Oorth memberikan kemudahan bagi pengguna dan komunitas untuk terus terhubung.  Kemudahan tersebut di antaranya dengan fitur chatting baik secara personal maupun dalam grup komunitas. Fitur News menyajikan berita-berita terkini dari berbagai portal online agar pengguna dapat selalu update informasi. Kelebihan lain dari media sosial Oorth adalah menekankan pada isu humanity, di mana dapat menjadi platform untuk melakukan penggalangan dana, donasi, crowdfunding, atau fund raising.

CEO Skynosoft Portal Prime Krishna Adityangga mengatakan kehadiran Oorth berawal dari keresahan karena belum ada media sosial yang mengintegrasikan kebutuhan-kebutuhan komunitas secara digital dan bagaimana media sosial bukan hanya menjadi ajang untuk mencari eksistensi diri, tetapi juga memberikan manfaat bagi banyak orang dan Ia menambahkan bahwa di era digital saat ini banyak hal yang bisa ditransformasikan ke dalam bentuk digital, termasuk kegiatan-kegiatan komunitas. “Kehadiran Oorth sekaligus menjadi bukti bahwa industri teknologi tidak hanya berkembang pesat di kota-kota besar seperti Jakarta, tetapi juga di daerah seperti di Surakarta.” paparnya.

Sejak diluncurkan pada Oktober 2017 lalu, Oorth sudah menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan berdasarkan jumlah penggunanya. Sampai saat ini, jumlah pengguna Oorth sudah mencapai 34 ribu user. Berdasarkan usia pengguna, Oorth diakses oleh masyarakat usia 25-34 tahun sebanyak 31,01%, usia 35-44 tahun sebanyak 22,37%, dan usia 18-24 tahun sebanyak 20,63%. Pengguna Oorth bukan hanya berasal dari Indonesia saja, tetapi sudah digunakan oleh masyarakat internasional dan komunitas-komunitas yang ada di luar negeri.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com