Inilah 72 Perusahaan Peraih ICSRA II 2018

Economic Review-ICSRA II 2018 kembali memberikan penghargaan kepada perusahaan-perusahaan Terbaik Di Indonesia dalam mengimplementasikan praktek CSR-nya.

Indonesia Corporate Social Responsibility Award -II- 2018 ( ICSRA-II-2018) merupakan Apresiasi penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Perusahaan yang terbaik di bidang CSR nya di Indonesia baik dalam katagori Tbk maupun Private . Dimana dalam penilaian dikelompokkan BUMN, BUMD, Bank – Persero, BPD, BPR- Syariah, Properti, Konstruksi, Telekomunikasi, Minuman, Farmasi, Tol,  Swasta, BUMN, BUMD, BPD ,BPR.

Inilah 7 (tujuh) besar perusahaan peraih ICSRA II 2018; PT Multi Bintang Indonesia Tbk, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Indofood Sukses Makmur, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Modernland Realty Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT bank Rakyat Indoesia (Persero) Tbk.  Melalui Penghargaan ini, diharapkan Perusahaan terpacu meningkatkan prestasi dan peran pentingnya dalam implementasi praktek CSR di Perusahaan Indonesia. Dimana sebelumnya telah dilakukan proses penjurian secara obyektif, fair, oleh Dewan Juri Independen yang berkompeten serta independen di bidang CSR.

Wacana Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR) masih menjadi isu sentral yang semakin populer dan bahkan ditempatkan pada posisi yang penting, karena itu kian banyak pula kalangan dunia usaha dan pihak-pihak terkait mulai merespon wacana ini, tidak sekedar mengikuti tren tanpa memahami esensi dan manfaatnya.

CSR merupakan program yang sangat strategis dalam mewujudkan sinergitas antara Pemerintah, perusahaan serta masyarakat. Dengan CSR, pihak perusahaan diharapkan mengutamakan kepentingan masyarakat. Hal yang terpenting ada hubungan saling menguntungkan antara masyarakat dengan perusahaan. Perusahaan yang memberikan CSR harus mengutamakan kepentingan masyarakat, mengutamakan kepentingan masyarakat tempatan dimana perusahaan itu beroperasi.

Terkait hal ini, Dalam rangka memberikan Apreasiasi kepada perusahaan yang menjalankan program CSR  secara baik, Majalah Indonesia-Asia Insitute – Economic Review– Ideku Group, bersama para Dewan Juri memutuskan memberikan Apresiasi Tertinggi kepada perusahaan-perusahaan terbaik di  Indonesia yang memiliki program-program CSR yang bermanfaat dalam jangka panjang bagi penerimanya. Yakni melalui ajang penghargaan Indonesia Corporate Social Responsibility Award-II-2018 ( ICSRA-II-2018).

“Memasuki penyelenggaran kedua penganugerahan ICSRA- II- 2018, kami berharap  keteladanan CSR Perusahaan peraih penghargaan ICSRA II 2018 ini, dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat secara luas. Bukan hal yang mudah bagi perusahaan untuk mendapatkan penghargaan ini tanpa adanya kerja keras untuk mendesain agar kegiatan CSR-nya dapat memberdayakan masyarakat, selaras dengan “core business”nya belum lagi, sekaligus turut juga menjaga agar dampak operasinya tidak membawa dampak buruk bagi lingkungan,“ujar Ketua Penyelenggara ICSRA-II- 2018 sekaligus Pendiri – Indonesia-Asia Institute – Economic Review Hj.RAy. Irlisa Rachmadiana,S.Sn,MM.

Nana Irlisa menambahkan, diperlukan komitmen dan kerja keras serta inovasi yang terus menerus dalam pelaksanaan CSR di semua lini dari mulai kebijakan, sumber daya manusia, desain program, serta implementasi meliputi perencanaan hingga monitoring dan evaluasi.

Hadir dalam acara Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Harry Z Soeratin mewakili Menteri Sosial Republik Indonesia,  yang mengatakan Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan jembatan bagi terbangunnya hubungan yang baik antara dunia usaha dan masyarakat. Melalui jembatan ini akan hadir keuntungan bagi dunia usaha karena tercipta kesejahteraan sosial masyarakat serta kecintaan masyarakat terhadap dunia usaha. Pada konteks ini, maka kehadiran CSR bukan hanya untuk kepentingan masyarakat, namun juga bagi dunia usaha yang pada akhirnya akan terjalin hubungan yang baik antara keduanya.

“CSR memiliki peran yang strategis untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan sosial masyarakat. Tujuan program CSR sangat mulia. Apalagi pemerintah telah menargetkan penurunan persentase kemiskinan 1% pada setiap tahunnya. Untuk mewujudkan hal itu, harus ada dukungan dari semua pihak, khususnya dunia usaha. Melalui implementasi CSR yang berkesinambungan, dunia usaha diharapkan dapat meraih keberhasilan bisnis bersama dengan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. Program CSR hendaknya dapat diselaraskan dengan corporate objective dan dilaksanakan secara terarah, terstruktur dan berkelanjutan serta mampu meningkatkan corporate image dan corporate business secara optimal,” papar Harry Z.

Proses penjurian untuk ICSRA-II- 2018 melibatkan Dewan Juri yang independen dan tidak terkait dengan asosiasi apapun serta bukan bagian dari perusahaan yang sedang dinilai. Penilaian kepada para pesera dilakukan berdasarkan kegiatan CSR perusahaan pada tahun 2016- 2017.

“Secara umum, Dewan Juri menilai bahwa Perusahaan peserta ICSRA telah bersungguh-sungguh menerapkan CSR dan mempunyai beberapa program unggulan. Adapun aspek penilaian yang kami olah, dinilai berdasarkan Publikasi Kegiatan CSR (20%), Keterlibatan stakeholder (20%), Cakupan kegiatan CSR (40%) meliputi Kesehatan, Lingkungan, Pendidikan dan Sosial, serta Dampak jangka panjang CSR bagi masyarakat sasaran (20%),” papar Ketua Dewan Juri ICSRA-II- 2018- DR. Ayu Ekasari,SE,MM

Ayu Ekasari,SE,MM, menegaskan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat ini adalah perlunya bagaimana Perusahaan mampu menciptakan shared value melalui CSR. Perusahaan yang mulai menyadari pentingnya CSR baik bagi bisnisnya maupun stakeholder, terutama masyarakat. Sebelumnya perdebatan tentang ‘value creation’ memang ramai diperbincangkan, karena perusahaan masih menganggap value secara sempit, yaitu mengoptimalkan kinerja keuangan dalam jangka pendek. Perusahaan pada saat itu kurang mempedulikan kesejahteraan konsumen, ancaman terhadap sumber daya alam maupun kondisi masyarakat tempat perusahaan beroperasi.

Yang terpenting konsep shared value disini adalah Perusahaan harus dapat menciptakan nilai ekonomis (economic value) bagi dirinya sedemikian rupa sehingga tercipta pula nilai bagi masyarakat (value for society). Dengan demikian mempraktekkan shared value berarti memasukkan isu-isu sosial kedalam strategi perusahaan. Tentu hal ini membutuhkan pergeseran cara pandang di level manajemen puncak. Lalu, bagaimana CSR dapat membantu perusahaan mewujudkan CSV (Creating Shared Value)? Melalui CSV, perusahaan tidak hanya menjalankan ‘kewajiban’ sosial, namun juga menebarkan kebajikan karena ikut membantu masyarakat mengatasi masalah sosial yang mereka hadapi,” papar Ayu.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com