Master Plan Hingga 2020 Ala Grab Indonesia

Economic Review – Grab Indonesia merupakan perusahaan multi layanan asal Singapura. Seiring pertumbuhan bisnisnya, Grab Indonesia pun memiliki master plan hingga tahun 2020 mendatang. Acara tersebut di helat di Grand Hyatt Plaza Indonesia dengan tajuk Grab 4 Indonesia 2020.

Untuk master plan 2020 tersebut, Grab akan menginvestasikan dana sebesar USD 700 juta untuk jangka waktu empat tahun ke depan di Indonesia, yang dimulai sejak 2017 lalu guna mendukung Indonesia menjadi Negara dengan ekonomi digital terbesar se Asia Tenggara, yang sejalan dengan program master plan Grab Indonesia.

Anthony Tan selaku Co Founder Grab mengatakan bahwa proyek ini akan dibagi menjadi tiga pilar, yakni penciptaan lapangan kerja serta peningkatan SDM, investasi dalam technopreneurship serta perluasan akses pembayaran mobile.

Untuk meningkatkan lapangan kerja dan SDM, Grab akan membuka Research and Development Center di Indonesia dan siap merekrut 150 engineer dalam dua tahun ke depan. Gebrakan ini juga dibarengi dengan pemberian kesempatan bagi mereka untuk mengikuti pelatihan riset dan pengembangan di 3 Negara, yakni Singapura, Beijing dan Seattle.

Sedangkan untuk investasi, Grab akan meluncurkan pendanaan kepada technopreneur yang berdampak pada kepentingan sosial. Pendanaan diperkirakan akan mencapai USD 100 juta bagi start-up yang memiliki komitmen tinggi. Pendanaan ini  juga akan difokuskan pada industri layanan teknologi di kota-kota kecil yang belum merasakan manfaat teknologi digital.

Untuk memperluas akses terhadap pembayaran mobile, saat ini Grab sedang mengembangkan platform pembayaran e-money yang bekerjasama dengan Lippo Group dan Nobu Bank untuk memungkinkan masyarakat Indonesia menikmati layanan Grab melalui pembayaran dari berbagai mitra retail Lippo.

Dalam kesempatan yang sama, Ridzki Kramadibrata selaku Managing Director Grab Indonesia memaparkan bahwa sejak hari pertama beroperasi di Indonesia, Grab telah menunjukkan komitmen dan memberikan peluang bagi pengemudi Grab. “Kami telah menunjukkan komitmen kami terhadap target pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Indonesia dan menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan bisnis kami di berbagai kota baru dengan mempekerjakan tim lokal yang kuat, dan memberi peluang pendapatan yang menarik bagi mitra pengemudi Grab”, paparnya.

Masih menurut lelaki yang biasa disapa Ridzki ini, Master plan Grab 4 Indonesia membawa komitmen ini selangkah lebih maju, setiap program mempresentasikan sebuah landasan untuk membangun pertumbuhan yang berkelanjutan bagi masa depan digital Indonesia. Kami akan melatih para insinyur dan berinvestasi pada para technopreneur berbakat dan sebagai timbal baliknya, dapat mengembangkan solusi teknologi dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Master plan ini juga merupakan komitmen investasi Grab seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan bisnis yang sudah mencapai 600 persen pada tahun 2016 lalu di Indonesia.

Dalam acara tersebut, selain Anthony Tan selaku Co Founder Grab, hadir pula Thomas Lembong selaku Kepala BKPM, Rudiantara selaku Menkominfo serta Ridzki Kramadibrata selaku Managing Director Grab Indonesia. Indah

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com