Ibu Merupakan Tiang Negara


HARI IBU ADALAH APRESIASI SECARA NASIONAL MENGENAI PERAN DAN KEBERADAAN WANITA ATAU IBU KARENA IBU MEMILIKI PERAN YANG LUAR BIASA DALAM MENDIDIK KELUARGA.


Economic Review-Sejak menjabat se-bagai Direktur Utama PT Indonesia Power pada tahun 2016, lulusan Sarjana Teknik Kimia, Universitas Diponegoro ini juga terkenal sangat memotivasi karyawannya karena perempuan yang akrab disapa Inten ini tau bahwa sebuah Perusahaan tidak akan sukses apabila kerjasama antara pemimpin dan bawahannya tidak berjalan dengan baik, tetapi sebaliknya, jika seorang pemimpin dan bawahannya melakukan kerja sama yang baik maka bukan hanya kedekatan secara emosional yang akan terjalin tetapi kerjasama tim yang baik akan membuat tercapainya sebuah target.

PERJALANAN SRIPENI INTEN CAHYANI

Sebelum mengawali karir di Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani sebelumnya telah mendapat beberapa pengalaman kerja yakni pernah mendapat  penugasan sebagai Sekretaris Dewan Komisaris PT Cogindo DayaBersama, beliau juga aktif di Sekretariat Working Group 1 Generation & Renewable Energy HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities, Authorities).

Tidak hanya sampai di situ pencapai-an yang telah diraihnya, Inten juga dike-tahui pernah mengikuti beberapa training untuk menunjang karirnya, antara lain Profesional Director Program- IlCD, Program Executive Education Level 1 PLN, Certified Strategic Execution Profesional (CSEP), Mission – Vision Review and Core Competency  Development, Program General Electric – Executive Leadership Training, Pricing and Settlement Pembangkit, Project Financing Modeling, Perpajakan, Trade Finance, Business Model, Negotiation Skill, Coaching Mentoring Consulting Udiklat Semarang, Enterprise Risk Management,  Asuransi dan Manajemen Risiko serta Energy Modeling.

KELUARGA & PEKERJAAN BAGIAN DARI SAYA

Wanita kelahiran Pati, 49 tahun silam ini tidak melupakan kodratnya sebagai istri dan Ibu, meskipun beliau mengata-kan bahwa jika disuruh memilih antara keluarga dan pekerjaan maka beliau akan sangat susah menjawabnya, “Jika saya ditanya mana yang utama maka jujur, saya susah menjawabnya karena dua – duanya sangat berat buat saya tetapi dua – duanya akan saya jalani dengan baik karena tidak mungkin saya fokus pada keluarga, sementara saya diberikan tanggung jawab untuk memimpin Perusahaan, demikian juga jika saya fokus pada pekerjaan sedangkan waktu tersebut untuk keluarga, jadi semuanya ada masanya,” ungkapnya saat ditemui ditengah sesi pemotretan Majalah Woman Review.

Sebagai seorang Ibu dari putra putri-nya, Inten sangat menghargai sosok Ibu karena baginya orang tua adalah tempat pendidikan pertama putra putrinya sebagaimana beliau banyak belajar dari sosok Ayah dan Ibu yang selama ini telah mendidiknya dengan baik. Inten mengatakan jika integritas yang dimiliki-nya adalah turunan dari Ayahnya sedangkan kedisiplinan dicontohnya dari sang Ibu karena secara kebetulan kedua orang tuanya adalah seorang guru yang memiliki integritas serta kedisiplinan yang sangat tinggi. Integritas tersebut membuatnya sangat menjunjung tinggi kejujuran dan kedisiplin-an membawanya menjadi seorang perempuan pekerja keras.

“Dukungan penuh suami saya sangat luar biasa, dari awal kami menikah, komitmen pertama kami adalah untuk bekerja jadi hal tersebut sangat saya hargai sekali sehingga selama bekerja, saya akan menjaga diri saya dengan baik dan tidak akan menyia –  nyiakan kepercayaan suami dan putra putri saya sehingga saya akan terus fokus dan all out melakukan pekerjaan saya,” jelasnya.

Menurut Inten, hingga saat ini diri-nya belum memberikan yang terbaik kepada keluarga karena sesuatu yang ideal, sesuatu yang terbaik itu kelihatan-nya akan terus bergerak dan untuk memuaskan semuanya itu juga levelnya akan berubah – ubah, maka secara prioritas sudah terpenuhi, secara kuantitas itu relatif, karena itu dilihat bagaimana kita bersyukur.

MAKNA HARI IBU

Perempuan yang selalu tampil cantik dengan hijabnya ini mengatakan jika makna hari Ibu baginya adalah apresiasi secara nasional mengenai peran dan keberadaan wanita atau Ibu. Menurutnya, Ibu memiliki peran yang luar biasa dalam mendidik keluarga, dalam menentukan baik buruknya keluarga itu sangat tergantung dan berpengaruh terhadap sosok seorang ibu. Inten juga menyebutkan alasan kenapa hari ibu menjadi hari nasional di Indonesia karena baik buruknya suatu Negara juga sangat bergantung pada sosok Ibu yang melahirkan generasi baru, karena ibu merupakan tiang Negara. Sosok seorang ibu mencerminkan satu perjuangan yang tinggi, keikhlasan yang tinggi dan loyalitas yang tinggi pula. Tiga unsur inilah yang sangat menentukan bagaimana  kualitas generasi penerus, kualitas suatu Negara dan ini sangat mempengaruhi ke mana masa depan suatu bangsa.

 

Perempuan yang memiliki motto hidup bekerja ikhlas ini memiliki tiga prinsip utama dalam hidupnya yakni niat, tulus dan bekerja ikhlas. Selain itu kesuksesan yang diraihnya tidak lepas dari ketulusan, keikhlasan serta doa terbaik kepada Allah, namun yang utama adalah profesionalitas, kerja keras serta kerja smart.

Dengan adanya emansipasi wanita, menurut Inten, pemimpin perempuan pasti akan lebih care dari pemimpin laki – laki karena adanya naluri seorang Ibu tadi. “Perempuan yang menjadi pemimpin akan mampu melihat dengan detail. Itu adalah bagian positif  karena menjadi pemimpin yang tangguh sudah terbiasa dengan tingkat komplektifitas yang tinggi,” jelas Inten.

GENERASI MILLENNIAL

Disela – sela wawancara, Inten juga mengatakan bahwa tantangan Ibu saat ini dalam menghadapi generasi millennial adalah komunikasi, bagaimana cara mengkomunikasikan hal yang sama  dan mengajak mereka bergerak bersama – sama. Menurut Inten, mengajak generasi muda nasionalisme, tinggal bagaimana keluarga mampu membantu dan menanamkan nilai – nilai luhur suatu bangsa supaya mereka menyadari kalau mereka berkarya untuk Negara. Dengan perkembangan saat ini maka para Ibu juga harus ikut berkembang, namun terlebih dahulu harus memahami bagaimana mereka tumbuh dan dari lingkungannya berasal.

Ibu juga harus berperan aktif me-ngajarkan mereka hal – hal yang sesuai dengan passion mereka dan mereka harus bertanggung jawab akan hal itu. Hal yang terpenting berikutnya adalah landasan agama sehingga nanti me-reka mampu untuk mempertahankan karakter-nya dengan baik dan meng-adaptasi diri dengan baik di luar sesuai etika dan norma – norma yang ada.

Diakhir wawancara, Inten berpesan kepada seluruh Ibu di Indonesia bahkan dunia untuk selalu menghargai, menghormati dan menyayangi Ibu mereka masing – masing. “Bersyukurlah apabila masih memiliki Ibu, manakala sudah tidak memiliki Ibu, maka menghormati dan menyayangi Ibu bisa dari Ibu – Ibu yang lain karena sebenarnya banyak Ibu – Ibu di luar sana yang memerlukan perhatian dan kasih sayang. Ibu itu sosok wanita yang memiliki naluri dan kepedulian tinggi sehingga tidak ada Ibu yang ingin mencelakakan keluarganya. Jadi sekali lagi pesan saya untuk gene-rasi muda semuanya hormatilah Ibu, sayangilah Ibu karena disitulah semua keberkahan akan muncul manakala kita menghormati dan menghargai Ibu apalagi memuliakannya,” tutupnya.


PROFIL

Nama Lengkap: Sripeni Inten Cahyani

Nama Panggilan : Inten

Tempat dan tanggal lahir : Pati, 07 Oktober 1968

Pendidikan Formal

  • Program Doctor Ilmu Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta,
  • Magister Managemen Executive (MME 25) STM PPM Jakarta, 2001
  • Teknik Kimia Universitas Diponegoro , 1992

Pendidikan non formal dan penghargaan

  • Sertifikasi Executive Education I (EE-I) Diklat Penjejangan Kepemimpinan PT PLN (Persero) 2013
  • Sertifikasi Training Leadership General Electric (GE), 2013 Sertifikasi Training Crotonville 2016 Startegy Formulation With Balanced Scorecard, 2013
  • Sertifikasi Ajun Ahli Asuransi Indonesia (Kerugian) AMAI, 2013
  • Sertifikasi Indonesian Institute of Corporate Directorship (IICD), January 2014
  • Sertifikasi Certified Enterprise Risk Management Certified Professional (ERMCP)
    Enterprise Risk Management Academy Certified indonesia , 2014
  • Penghargaan BEST GREEN CEO AWARD & SOCIAL BUSINESS INNOVATION AWARD Warta Ekonomi tahun 2016
  • Penghargaan ANUGERAH PEREMPUAN INDONESIA 2017, Kategori Perempuan Inovatif yang diselenggarakan oleh Women Review dan Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak
  • Penghargaan TOP CSR LEADER dalam ajang TOP CSR 2017 Business News Indonesia
  • Juara Umum Perusahaan BUMN Indonesia Terbaik 2017
  • The Best CEO Indonesia Subsidiary Of SOE’s Companies 2017 Economic Review
  • Anugerah KADARMAN 2017 PPM Manajemen
  • Anugerah BUMN Ke-6 CEO Anak Perusahaan Terbaik kategori Visioner, tahun 2017
  • Penghargaan TOP Leader IT Leadership, 2017 Risk Manager Of The Year 2017 Asean Risk Award

Daftar anggota keluarga

  • H. Sudihargo (Suami)
  • Fauzi Rachman Wijaya (Anak Kandung)
  • Moudy Rachim Kusuma (Anak Kandung)

Cerita singkat tentang perjalan karir

  • Direktur Utama PT Indonesia Power, Juli 2016 s/d sekarang
  • Direktur Keuangan PT Indonesia Power, Des 2013 s/d 30 Maret 2016
  • Bendahara Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), 2014 s/d sekarang
  • Sekretaris Working Group Generation dari Head of ASEAN Power Utilities Authorities, sejak tahun 2003 s/d 2013
  • Staf Operasi di PLN mulai Tahun 1993

Motivasi dan prinsip yg di pegang sehingga berhasil mencapai posisi saat ini :

  • Fokus dan “end to end” dalam bekerja

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com