Diterjang Siklon Tropis Dahlia, Anggota Koperasi Cahaya Tani Persada Rugi Hingga 40%

Economic Review-Wilayah Indonesia harus masih waspada terkait kondisi cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan. Setelah siklon tropis Cempaka mulai menjauh, siklon tropis baru bernama Dahlia lahir di wilayah barat Indonesia. Salah satu yang terkena imbas angin kencang siklon tropis ini adalah wilayah Cidaun Cianjur Selatan, Jawa Barat. Didaerah ini ditemukan ratusan hektar lahan pertanian rusak akibat terimbas angin kencang, yakni tepatnya  di desa Karang Wangi.

Ketua koperasi Cahaya Tani Persada Desa Karang Wangi, Tantan Lesmana, mengatakan para petani di bawah binaan koperasi tersebut mengalami kerugian yang sangat besar. Angin kencang yang datang tiba-tiba diakui telah membuat lahan pertanian terutama kebun cabai, mengalami kerusakan yang tak sedikit. “Kami mengalami kerugian sekitar 40 persen dari lahan yang dikelola anggota koperasi kami”, ujar nya selagi memperlihatkan kondisi lahan yang rusak, sabtu (01/12) kemarin.

Menurutnya, banyak dari kebun petani yang tak bisa di perbaiki sehingga para petani harus memanen lebih awal cabai yang belum layak untuk di panen. “Jika memanen lebih awal, maka otomatis harga jual akan jatuh. Namun kerugian terbesar adalah rusaknya pohon cabai yang masih bisa berproduksi” ujar Tantan.

Saat ini para petani di wilayah desa Karang Wangi Cidaun tengah berupaya memperbaiki kondisi lahan yang sempat rusak di terjang angin. Kendati demikian Tantan menginformasikan, pihaknya masih terus memperbaiki kondisi lahan dan berharap kerugian tak akan bertambah di kemudian hari. Tantan masih optimis anggota Koperasi dapat meningkatkan hasil tani, di tengah kondisi cuaca yang masih tak menentu.

Menurut Kepala BMKG, Prof. Dr. Dwikorita Karnawati, M. Sc dalam keterangan pers nya, dampak dari eks-siklon tropis “Cempaka” memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia, seperti Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Selatan Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok. Dwikorita pun menambahkan bahwa eks-siklon tropis tersebut menyebabkan angin kencang hingga 20 knots (36 km/jam) yang berpotensi di wilayah Selatan Jawa.

BMKG pun meminta kewaspadaan lebih lanjut bagi warga masyarakat di sekitar pesisir selatan pulau jawa. Lahirnya siklon tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat atau petir di beberapa wilayah di Indonesia. Dampak yang ditimbulkan seperti hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan. Hingga angin kencang lebih dari 20 knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com