Economic Review-Perkembangan digital diklaim mampu  memberi peluang pada pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dimana kontribusi UMKM terhadap ekonomi Indonesia saat ini tercatat mencapai 58% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Namun, usaha tersebut agaknya sulit tercapai karena UMKM di Indonesia yang merambah bisnis digital hanya sekitar 4,6 juta unit. Padahal, untuk mencapai target tersebut diharapkan ada 8 juta UMKM yang masuk bisnis digital pada 2019.

Terkait hal itu digital marketplace WinMarket memprogramkan 1 juta UMKM untuk berperan aktif mencetak pelaku usaha baru. Dengan begitu diharapkan akan mampu mendorong munculnya UMKM dalam ranah digital.

“Dari 1 juta lapangan kerja yang digagas Winmarket, semua orang terlahir memiliki modal yang cukup memulai bisnisnya. Hampir 80 persen masyarakat adalah orang yang tadinya tidak pernah bisnis. Begitu ada bisnis e-comerce dapat menyerap lapangan kerja, dan mengurai tingkat pengangguran,” ungkap GM WinMarket, Bagus Cahyono, Jum’at (24/11/2017).

Bagus tidak menampik persaingan selalu menjadi tantangan bagi produsen/UMKM, karena itu strategi pemasaran yang unik diperlukan untuk bisa bertahan dan memenangkan pasar. WinMarket memiliki ratusan ribu produk yang siap untuk dijualkan. Dibandingkan dengan platform lain, dropshipper WinMarket tidak perlu repot dengan masalah modal, stock barang, packing dan pengiriman.

“WinMarket memfasilitasi supplier, dropshipper dan konsumen dengan fitur dan benefit yang unik. Dengan menjadi member winMarket, merchant bisa menerima pembayaran melalui berbagai channel pembayaran, yang paling baru bahkan bisa menerima pembayaran secara tunai melalui alfamart,” terangnya.

Manager WinMarket Danar Mardlotillah menjelaskan Dropshipper hanya bertugas memasarkan produk, memanfaatkan jaringan pertemanan di sosmed. “Jadi Dropshipper hanya tinggal menyalin dan menyebarkan link dropship yang disediakan winmarket, semuanya akan diproses secara otomatis tanpa perlu komunikasi dengan supplier,” ujarnya.

Saat ini WinMarket sudah tersebar di Sumatra utara, Jawa Barat,DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Balikpapan, dan Palu. Agar semua UMKM dan supplier di Indonesia memiliki Toko online dengan Brand nya sendiri, terdapat tim yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Kedepan WinMarket berencana menghadirkan perwakilan di semua Provinsi dan siap membina UMKM. Tak hanya itu, Aplikasi pada smartphone pun akan segera diluncurkan untuk memudahkan merchant mengelola barang, toko dan juga order.