Iwapi & SBC KorSel Dorong UKM Go Internasional

Economic Review-Ikatan Wanita Pengusaha Muda Indonesia (Iwapi) menjalin kerja sama dengan Small Medium Business Corporation (SBC) Korea Selatan untuk pengembangan UKM agar go internasional. Guna memperkuat kerjasama, dilakukan penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) Iwapi dan SBC Korsel.

MoU ini melibatkan 20 perusahaan Iwapi dengan 10 perusahaan dari Korea Selatan. SBC Korea Selatan merupakan organisasi non profit Pemerintah yang bertujuan membantu UKM agar tumbuh dan berkembang melalui dukungan kebijakan dan program pemerintah Korea Selatan.

“Dalam rangka meningkatkan daya saing dan juga perluasan pasar memerlukan kebersamaan dan kekompakan dunia usaha, dimana dalam hal ini perlu adanya sinergi dengan Small Medium Business Corporation Korea Selatan, agar produk Indonesia dapat go internasional. Iwapi turut serta secara aktif menjadi mitra dari global supply chain business dan pengembangan sumber daya manusia menuju standar internasional,” kata Nita Yudi Ketua Umum DPP Iwapi di Hotel Fairmont Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Sementara itu Presiden SBC Korea Selatan Lim Chen Un mengatakan, kerja sama ini diharapkan akan membawa kompetensi produk dan jasa UKM sesuai standard industri.

Adapun empat hal penting yang menjadi tujuan MoU ini, pertama Business Matching  antara anggota Iwapi dengan anggota SCB Korea Selatan sehingga menjadi mata rantai perusahaan manufaktur ataupun industri Korea Selatan. Kedua, Assistensi program E-commerce melanjutkan kerjasama melalui INNI BIZ Club yang telah dilakukan Oktober lalu. Ketiga, Inovasi produk melalui kreasi Iwapi Belia, Bisnis Startup dibidang kreatif seperti animasi, film, art, dimana masih perlu dukungan skill, teknik maupun pemasaran dari para mentor pengusaha Iwapi. Dan Terakhir adalah kerjasama pemagangan atau pengiriman tenaga kerja melalui mekanisme bisnis. Dimana tenaga kerja Indonesia bisa menyerap pengalihan teknologi dan pengetahuan selama magang.

Kerjasama ini turut didukung pula oleh Kemenkop dan UKM yakni dengan mendorong pengusaha UKM Indonesia meningkatkan hubungan bisnis dengan UKM Korea. “Keunggulan SDA  (Sumber Daya Alam-red) dan produk sumberdaya alam berdaya saing tinggi yang dimiliki UKM Indonesia, bisa dipadukan dengan pengusaha Korea yang dikenal unggul dalam teknologi, sehingga selain bisa meningkatkan volume perdagangan antar dua negara, juga bisa terjadi transfer of knowledge, atau transfer of technology” ujar Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharam yang turut hadir dalam acara bertajuk Korea- Indonesia SMEs Cooperation Forum di Jakarta.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com