Tol Tangerang-Merak Siap Dilalui Arus Mudik

Economic Review-Mengadapi arus mudik dan arus balik lebaran 2017, PT Marga Mandala Sakti yang saat ini memiliki brand name ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak menggelar sosialisasi program layanan lebaran bersama dengan kepolisian daerah (POLDA) Banten ,Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Banten, PT.ASDP Indonesia Ferry (persero) serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Pengelola jalan tol Tangerang-Merak telah memperkirakan waktu puncak arus mudik hari raya Idul Fitri 2017. Tidak hanya puncak arus mudik maupun arus balik Lebaran, ruas tol tersebut juga diprediksi mengalami puncak arus wisata yang berdekatan dengan arus mudik dan arus balik.

Pada arus mudik tahun ini,berbagai peningkatan layanan bagi pengguna jalan tol Tangerang-Merak telah di lakukan,baik dari segi layanan transaksi ,lalu lintas,informasi dan perambuan jalan.Guna meningkatkan kelancaran saat melakukan transaksi tol, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak mengoperasikan seluruh gardu tol nya sebanyak 89 unit , dan dari jumlah tersebut 21 di antaranya merupakan gardu tol otomatis (GTO).

Diterangkan Direktur Tekhnik dan Operasi ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak Sunarto Sastrowiyoto, dengan pengoperasian seluruh gardu tol tersebut di harapkan tidak akan terjadi antrean yang begitu panjang dan tentunya ini akan memperlancar arus lalu lintas saat mudik.

“Puncak arus mudik di tol Tangerang-Merak diperkirakan akan jatuh pada H-3 dan H-2 Lebaran. Adapun puncak arus balik diprediksi jatuh pada H+2 hingga H+6 Lebaran. Tol Tangerang-Merak itu unik. Selain dilewati oleh yang mudik, banyak juga pengendara lokal yang melintas untuk liburan, makanya ada arus wisata. Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak  telah meningkatkan layanan untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2017. Misalnya saja pelebaran dan penambahan lajur, layanan transaksi, persiapan rekayasa lalu lintas hingga pengamanan. Tol Tangerang-Merak siap dilalui arus mudik,” kata Sunarto Sastrowiyoto, melalui konferensi pers pada Rabu (31/5) malam.

Adapun untuk puncak arus wisata, akan terjadi pada H+2 hingga H+6 Lebaran. Pihaknya turut mengimbau, agar pemudik dan yang berwisata nanti bisa beralih menggunakan e-money dan bertransaksi di gerbang tol otomatis (GTO). “Kami mengoperasikan total 89 unit gardu tol, 21 di antaranya merupakan GTO. Pengendara didorong agar menggunakan sistem cashless supaya menghemat waktu sekaligus mendukung gerakan nasional non tunai.,” tutur Sunarto.

Sunarto juga menambahkan bahwa ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku badan usaha jalan tol mendukung program pemerintah terkait elektronifikasi di jalan tol yang mulai di berlakukan bulan oktober 2017. Dan untuk menambah kenyamanan dalam bertransaksi di tol,pengguna jalan tol di anjurkan untuk menggunakan uang elektronik, hal ini di aplikasikan dengan sistem cashless. “Selain untuk menghemat waktu transaksi ,hal ini juga untuk mencegah resiko adanya fraud, kesalahan dalam pengembalian uang tol, mencegah peredaran uang palsu, keamanan waktu pengumpulan uang tunai dan cash handling pada saat hari libur atau hari raya. Dan sebagai bentuk dukungan gerakan nasional non tunai(GNNT) yang di inisial oleh Bank Indonesia,” katanya.

Tiket Mudik Kapal Laut Bisa Dipesan Online

Ditempat yang sama untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2017, PT ASDP Indonesia Ferry mulai menerapkan sistem online dalam pembelian tiket kapal di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Pemesanan tiket online efektif 1 Juni untuk keberangkatan mulai 19 Juni 2017 dan seterusnya itu diklaim sebagai solusi untuk mengurai kemacetan dan penumpukan antrian kendaraan di pelabuhan..

VP Service & Assurance PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Rizky Dwianda mengatakan sistem tiket online untuk penyeberangan laut ini baru diberlakukan untuk pertama kali pada musim mudik tahun ini., reservasi tiket online bisa dilakukan dengan membuka laman tiket Indonesia Ferry melalui smartphone . “Ini lebih mudah. Pemudik bisa langsung memesan tiketnya tanggal berapa dan jam berapa sesuai jadwal keberangkatan yang ada. Tiket online ini akan memecahkan persoalan kemacetan dan penumpukan kendaraan di pelabuhan saat akan masuk kapal. Dengan sistem tiket online ini, masyarakat yang akan mudik menggunakan jasa angkutan kapal laut dapat menjadwal sendiri waktu keberangkatan dan mendapatkan kepastian waktu keberangkatan kapal. Sehingga penyeberangan bisa tepat waktu,” ujarnya

Tiket online, kata Rizki, akan menjadi solusi kemacetan arus mudik dan arus balik lebaran karena adanya persebaran penyeberangan pagi dan siang, tiket terjadwal sesuai kapasitas pelabuhan. Sistem ini juga akan mengurangi antrian kendaraan saat akan masuk kapal karena secara otomatis mengurangi pengguna jasa go show (terjadwal) sehingga mengurangi antrian di pelabuhan.

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com