Dirut BPJS Ketenagakerjaan Terpilih Sebagai Chairman AWCF 2016-2018

Economic Review – BPJS Ketenagakerjaan kembali dipercaya memimpin lembaga jaminan sosial internasional, kali ini terkait dengan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, secara aklamasi terpilih sebagai Chairman Asian Working Compensation Forum (AWCF) periode 2016-2018.

AWCF merupakan forum penyelenggara jaminan sosial kecelakaan kerja yang beranggotakan negara-negara se-Asia. Pemilihan ini diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan International Forum on Disability Management (IFDM) di Kuala Lumpur Convention Center, Kuala Lumpur, Malaysia, 22-24 November 2016.

Serah terima dari Datuk Dr Mohammed Azman, CEO Social Security Organisation (SOCSO) Malaysia, yang menjabat Chairman AWCF periode 2013-2016, kepada Agus disaksikan Direksi BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Direktur Pelayanan, Evi Afiatin; Direktur Perencanaan Strategis & TI, Sumarjono; serta beberapa pimpinan badan jaminan sosial se-Asia dari Korea, Thailand, Filipina, Sri Lanka, dan Mongolia.

Dalam sambutannya Agus mengatakan sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan dan mengajak badan jaminan sosial se-Asia bersama mengembangkan praktik perlindungan kecelakaan kerja terbaik sehingga menjadi acuan dunia. “Dengan saling aktif bersinergi, badan jaminan sosial se-Asia berpotensi mengembangkan standar acuan jaminan kecelakaan kerja yang memprioritaskan praktik return to work dan juga perlindungan kepada pekerja informal,” ujar Agus, dalam keterangan tertulis, Rabu (23/11).

Ditambahkan, dengan memperhatikan perkembangan global terkini terkait ketenagakerjaan, terdapat lima prioritas AWCF di bawah kepemimpinannya. Pertama, meningkatkan partisipasi dari seluruh Badan Jaminan Sosial se-Asia. Kedua, meningkatkan kerja sama dengan lembaga jaminan internasional lainnya seperti International Labour Organization (ILO), International Social Security Association (ISSA), dan European Workers Compensation Forum (EWCF).

Ketiga, mengadakan seminar, pendidikan dan pelatihan serta riset pengembangan. Keempat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pertukaran personel dan berbagi pengalaman. Kelima, menjalankan praktik jaminan sosial bagi pekerja migran.

Agus berencana memindahkan Sekretariat AWCF ke Jakarta sehingga diharapkan dapat menunjang aktivitas AWCF di masa mendatang. “Dengan dukungan seluruh badan penyelenggara jaminan sosial se-Asia, kami bertekad mengarahkan AWCF sebagai lembaga yang memperkuat peran jaminan sosial sebagai bagian dari program pembangunan berkelanjutan PBB serta turut membantu agar semua orang mendapatkan kehidupan layak sebagai anggota suatu bangsa di negara masing-masing,” katanya lagi.

Sumber: Detik.com

 

 

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com