Bank Daerah Gunungkidul Mantapkan Rencana Kerja di 2017

 

????????????????????????????????????

Rini Widiyanti dan Suci Sulistyawati

Economic Review – Dalam usaha memberantas praktik rentenir yang menjerat penduduk di wilayahnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mendirikan PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Gunungkidul, 31 tahun lalu. Sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Daerah Gunungkidul juga dibebani target meningkatkan pendapatan daerah selain kesejahteraan masyarakatnya. Dalam upaya tersebut, mereka giat melancarkan kredit untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Tahun ini, Bank Daerah Gunungkidul meraih penghargaan Anugerah Perbankan Indonesia (APBI) V/2016 dari Majalah Economic Review, yakni Best-1 untuk CSR, Best-1 untuk Marketing, serta Best-4 untuk IT. Direktur Utamanya, Dra. Rini Widiyanti, menyabet gelar The Best Productive CEO BPR 2016. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa bank milik Pemkab Gunungkidul ini dapat bersaing dengan bank-bank nasional.

Dari catatan, total aset Bank Daerah Gunungkidul per September 2015 sebesar 203 miliar, tahun sebelumnya Rp156 miliar. Berarti ada kenaikan hingga 30 persen. Sementara laba bersih tercatat Rp2,697 miliar, naik dari Rp2,329 miliar. Mereka layak mendapat acungan jempol karena tetap mencatat pertumbuhan laba di tengah perlambatan ekonomi global.

“Untuk tahun 2017, kami akan tetap menjalankan dan memantapkan semua rencana kerja selama tahun 2016,” tutur Suci Sulistyawati, SH, Direktur PD BPR Bank Daerah Gunungkidul, kepada economicreviews.com, yang bersama Rini, ikut menyambut kehadiran enam orang juri dan tim penyelenggara APBI 2016 di Yogyakarta, Jumat hingga Minggu (11-13 November) lalu.

Saat ini Bank Daerah Gunungkidul punya satu kantor pusat dan sembilan kantor kas yang tersebar Kecamatan Patuk, Playen, Nglipar, Semin, Karangmojo, Rongkop, Tanjungsari, Saptosari, dan Panggang.

 

 

You may also like...

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com