Bank Sleman Kedepankan Layanan Cepat dan Fleksibel

Economic Review – Bank Sleman diuntungkan dengan kondisi wilayahnya yang memiliki banyak pengusaha di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dari 26.000 pelaku UMKM di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), separuhnya tidak memiliki akses perbankan karena belum punya izin usaha. Padahal, syarat utama bisa memperoleh kredit UMKM adalah memiliki izin usaha.

“Mereka tidak tersentuh bank nasional karena umumnya belum memiliki izin usaha. Mengurus izin usaha memang susah, makanya kami mensyaratkan cukup ada izin dari kelurahan,” kata Direktur Utama PD BPR Bank Sleman, Muhammad Sigit, SE, MSi, di hadapan dewan juri Anugerah BPR Indonesia 2016, yakni DR. Stefanus M.S. Sadana, MSi, (yang membidang Human Capital); DR. DR. Ayu Ekasari, SE, MM, (CSR); serta Irlisa Rachmadiana, SSn, MM, (Corsec), di Jakarta, 6 Oktober lalu.

 bank1-sleman

Kebijakan tersebut merupakan inovasi Bank Sleman dalam upaya menumbuhkan bisnisnya di tengah perlambatan ekonomi global. Namun, pihaknya tetap melakukan survei terhadap penerima Kredit Usaha Bank Sleman (KUBS) sebagai langkah meminimalisasi naiknya non performing loan (NFL). Inovasi lain, yakni menerbitkan tabungan PAUD (pendidikan untuk anak yang usia dini) dengan nama anak di buku tabungan, bukan orang tuanya.

Sigit yang ditemani Ir. Y. Mahatma (Direktur), Ismantoro (Divisi Pemasaran), Sulastri (Divisi Operasi), memaparkan kiat Bank Sleman tetap menjadi bank nomor satu di Provinsi DIY adalah memberikan layanan lebih cepat dan lebih fleksibel. Dari sebanyak 34 BPR yang ada di wilayah tersebut, mereka menguasai market share hingga 20 persen dengan pertumbuhan laba bersih hingga 17,9 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah nasabah juga bertumbuh 14 persen, menjadi 40.000-an orang, yang dilayani oleh 129 pegawai.

Account officer kami bagi per wilayah agar mereka paham daerahnya dan tahu target yang harus dicapai. Umumnya mereka saling mengenal secara personal dengan nasabah sehingga memudahkan kalau ada risiko yang harus ditanggung di kemudian hari,” tuturnya.

bank-sleman

Pendekatan secara personal ini yang jadi kekuatan Bank Sleman. Tak heran, mereka juga sudah menerbitkan tabungan talangan haji atas permintaan nasabahnya.