BTN Tumbuh di Atas Rata-Rata Industri Perbankan

Economic Review – Salah satu perusahaan di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengalami lonjakan pencapaian sangat tinggi sepanjang tahun 2015 adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk, alias Bank BTN. Kinerjanya tumbuh jauh di atas rata-rata industri perbankan, yakni hingga 20 persen. Semua pencapaian itu tidak terlepas dari transformasi yang sudah dilakukan sejak 2013.

“Jadi, sejak mid 2013 kami melakukan transformasi di tiga bidang, yakni bisnis, infrastruktur termasuk IT, dan human capital. Kami mencanangkan tiga periode transformasi. Periode 2013 hingga 2015 kami sebut sebagai survival transform, periode 2016 hingga 2020 sebagai digital transform, dan periode 2020 hingga 2025 sebagai global transform. Transformasi periode pertama hasilnya sudah terlihat pada pencapaian kami di tahun 2015,” kata Maryono, Direktur Utama Bank BTN, di ruang kerjanya di bilangan Harmoni, Jakarta, Rabu (5/9) lalu.

 btn-1

Diungkapkan, yang mandorong awal kebangkitan Bank BTN saat masuk dalam pengawasan intensif Bank Indonesia (BI). Indikatornya, angka non performing loan (NPL) di atas 7 persen. Maryono yang menduduki kursinya pada akhir 2012 pun segera bergegas melakukan pentahapan dalam upaya memperbaiki kondisi di periode survival.

btn-3

Hasil awal sudah terlihat karena BTN menduduki peringkat pertama Annual Report Awards (ARA) 2015 yang diselenggarakan tujuh instansi, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian BUMN, BI, Direktorat Jenderal Pajak, Komite Nasional Kebijakan Governance, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Ikatan Akuntan Indonesia. Padahal, tahun sebelumnya mereka “hanya” nomor tiga. Sebuah pencapaian yang membanggakan.