Bhakti Daya Ekonomi, BPR dengan Jaringan Paling Luas di Provinsi DIY

 

Economic Review – Berdiri sejak 1970 di Pakem, Sleman, Yogyakarta, hingga kini PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bhakti Daya Ekonomi (BDE) sudah punya delapan kantor cabang dan satu kantor kas, yakni di Rumah Sakit Panti Nugroho, Jalan Kaliurang. Boleh dibilang, BPR BDE Yogyakarta sudah memosisikan diri sebagai satu-satunya BPR yang memiliki jaringan pusat layanan paling luas di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“BPR BDE mengusung visi menjadi bank pilihan yang kokoh dan terpercaya, dengan mengedepankan layanan perbankan yang unggul berorientasi pada kepuasan nasabah dan menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional,” kata Direktur Utama BPR BDE, Tribowo, SE, MM, yang khusus datang dari Yogyakarta, di hadapan juri APBRI 2016, Rabu (5/9) lalu.

Pak Bowo, panggilannya, ditemani Direktur BPR BDE, Purwanto, SE, beserta Nanda dari Bagian IT dan Arif (Rencana Pengembangan), harus menghadapi serbuan pertanyaan dari juri DR. Ayu Ekasari, SE, MM, (Corp. Reporting Expert Universitas Trisakti), Stefanus M.S. Sadana, MSi, (Head of Training & Consulting Perbanas Institute), Ir. Irina Mildawati, MT (Universitas Gunawarman), DR. Dewi Hanggraeni, SE, MBA (Direktur Daya Makara Universitas Indonesia), dan Irlisa Rachmadiana, SSn (CEO Economic Review). Pria yang sudah memimpin BPR BDE sejak tahun 2007 itu mengungkapkan, dari 58 orang pemegang saham, sebagian besar merupakan generasi kedua.

“Buat pemegang saham, yang penting BPR sehat, devidennya meningkat. Tantangan yang sangat besar,” katanya sambil tertawa.

bpr2-bse-yogyakarta

Selain dengan BPR lain, BPR BDE juga memiliki pesaing berupa bank pembangunan daerah milik pemda dan bank umum nasional yang sudah meluaskan jaringan hingga ke pelosok. Meski tantangan sangat berat, BPR BDE masih melihat besarnya peluang pasar, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka berharap bisa “menguasai” Yogyakarta karena rencana pembangunan bandara internasional di sana dengan rencana strategis berupa segmentasi pasar dan penambahan dana murah.

Ke depan, dari sisi manajemen, BPR BDE berencana menambah direksi di lini bisnis dan direksi kepatuhan.