Lewat UMKM, BPD Bali Sukses Bangun Pulau Dewata

Economic Review – Bali adalah surga dunia. Alamnya nan menawan, ditambah budaya yang terus dilestarikan dan bakat turun temurun penduduknya yang kreatif menghasilkan kerajinan tangan, membuat Pulau Dewata terus dibanjiri wisatawan mancanegara. Boleh dibilang, Bali lebih dikenal daripada Indonesia.

Kembali ke sektor kerajinan, bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memang seperti tak pernah mati di Bali. Karena itu, komitmen PT Bank Pembangungan Daerah (BPD) Bali dalam mendukung sektor UMKM di wilayahnya ditunjukkan dengan terus meningkatkan persentase jumlah penyaluran kredit. Pada 2015, kredit produktif bank yang disalurkan untuk usaha klasifikasi UMKM mencapai 36,91 persen dari total kredit.

“Kami menjadi bank nomor dua di Indonesia yang menyalurkan kredit untuk sektor UMKM. BPD Bali hanya kalah dari Bank Mandiri. Bisa dibilang kami mampu bersaing dengan bank umum nasional,” kata I Made Sudja, B.Sc, S.Sos, Direktur Utama BPD Bali, di Jakarta, Sabtu (01/10) lalu, kepada dewan juri Anugerah Perbankan Indonesia (APBI) 2016, yakni DR. DR. Ayu Ekasari, SE, MM, dan Ir. Irina Mildawati, MT, (juri CSR); Dewi Hanggraeni, SE, MBA (Risk Management); serta Irlisa Rachmadiana, SSn, MM, (Corsec).

 img_1116

Pencapaian itu sungguh membanggakan. Pada 2013, BPD Bali menyalurkan kredit untuk UMKM 20 persen dari total kredit Rp 10 triliun. Sekarang nilainya sudah mencapai 45 persen dari Rp 15,4 triliun. Upaya tersebut, selain juga lewat iklan televisi, terbukti bisa menambah brand awareness bank yang punya visi “Bersama Anda Membangun Bali” ini di tengah masyarakatnya.

Dampak baiknya, BPD Bali menjadi market leader di sana, mengalahkan bank umum nasional. Masyarakat yang disebut Made sebagai “militan”, dimotivasi untuk mau terus membangun Bali. Baru-baru ini BPD Bali juga mendapat penghargaan dari Majalah Tempo sebagai bank paling efisien.

bpd-bali-aura

Tidak berpuas diri, BPD Bali terus berbenah. Hingga kini mereka sudah punya 151 ATM dan 14 kantor cabang, salah satunya di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kami juga berencana membangun cabang di Surabaya. Doakan saja,” tambahnya.