IMG_20160825_49194Economic Review-Tren digitalisasi sudah merubah habbit atau kebiasaan konsumen. Dan untuk memaksimalkan kondisi ini, pemilik brand harus jeli melihat pergerakan konsumen. Oleh karenanya TRAS N CO Research, sebuah Perusahan Riset yang konsen terhadap perkembangan brand dan bisnis, bekerjasama dengan IM Focus, Firma yang fokus pada strategi pemasaran di dunia digital dan PlasaFranchise.com, sebagai portal bisnis franchise yang terpercaya dan jadi rujukan bagi banyak calon pembeli franchise, kembali menyelenggarakan Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2016, untuk kategori Bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan.

“Karena popularitas merek di Internet berbanding lurus dengan kondisi riil di dunia offline akan eksistensi dan popularitas brand tersebut di mata konsumen dan penguasaan market. Dalam survei Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, di Kategori Bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan menggambarkan kondisi nyata di market, brand dengan tingkat popularitas tertinggi di internet, juga menguasai market share yang baik,” kata Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO dan juga Penggagas Indonesia Digital Popular Brand Award, di Jakarta, Jumat, 19 Agustus 2016.

IMG_20160825_21672Tri Raharjo juga menyatakan bahwa merek-merek tersebut melakukan berbagai brand activation dan customer enggagement di Internet dan berimbas pada penjualan dan pengusaaan market share di industrinya. Selain itu, brand-brand yang masuk pada peringkat teratas di kategori bisnis franchise, lisensi dan kemitraan yang terselenggara untuk kedua kalinya ini, menurut Tri Raharjo, bisa jadi rujukan valid untuk mereka yang ingin membeli franchise.

“Realita ini menarik untuk kita cermati, jika brand kita ingin menjadi market leader di industrinya, maka digital marketing mutlak dilakukan, sebab tren konsumen sudah mengarah pada dunia digital. Bagi franchise buyer, Digital Popular Brand Index ini jadi sebuah referensi awal untuk memilih bisnis franchise,” tegas Tri Raharjo.

Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 menggunakan metodologi penilaian dari search engine based, social media based, dan website based. Ketiga item metodologi tersebut harus mencapai level popularitas tertinggi di mesin pencari dibobot maksimal 45%, sosial media 45% dan penilaian website sebanyak 10% pada saat brandnya disurvey.

 “Kami melakukan pengelompokan setiap kategori bisnis, dalam satu kategori maksimal ada tiga pemenang dan mencapai di atas 10.000 google result,” kata Alex Iskandar, Managing Director IMFocus dan Google Certified Partner.

Adapun ‎25 merek franchise paling popular di internet, meraih Digital Popular Brand Award 2016 adalah: Alfamart, Jne, Martha Tilaar Salon Day Spa, Carvil, Shop & Drive, Quick Chicken, Arfa Barbershop, Diva Karaoke, Robotics Education Centre, Rocket Chicken, Depo Air Minum Biru, Sabana Fried Chicken, Bebek Jumbo, Moz5, Tiki, Kiddy Cuts, Bakmi Naga Resto, Era, Miracle, Voltras Agent Network, Snapy, Gian Pizza, Auto Bridal, Esl Express, Apotek  Kimia Farma.