20160602_184001aEconomic Review-Pertumbuhan pengguna internet yang sangat signifikan menjadi salah satu pemicu para pemasar untuk menggunakan digital sebagai salah satu media komunikasi untuk brand mereka. Hal ini dikarenakan penggunaan internet membuat proses bisnis semakin cepat, mudah dan terkoneksi dengan berbagai jaringan serta dapat diupdate secara real time. Perilaku berbisnis pun akhirnya  menjadi serba online.

Kini setiap individu dan korporasi dengan mudah berkomunikasi dan berinteraksi. Hal ini kian membangun popularitas brand melalui media digital (internet) tidak bisa dielakan oleh pelaku bisnis di Indonesia. Media digital dirasakan sangat efektif guna membangun popularitas sebuah brand.

Alasan itulah yang membuat Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Research, mengagas Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA). Yang merupakan ajang penghargaan bergengsi bagi brand-brand di Indonesia yang sukses membangun popularitasnya di internet sehingga mempunyai keunggulan dari brand yang lain di setiap kategori produknya.

“Gelaran Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 adalah untuk memberikan apresiasi terhadap brand yang telah berhasil membangun tingkat popularitas teratas di media digital. Penghargaan ini adalah untuk mendorong merek-merk di Indonesia semakin intens menggarap digital matketing strategy-nya dan mempertahankan popularitas mereknya di tengah munculnya banyak pesaing baru yang lebih agresif,’’ kata Tri Raharjo di Jakarta.

20160602_180254bSurvei Indonesia Digital Popular Brand, lanjutnya, dilakukan oleh TRAS N CO Research, Perusahaan riset bisnis dan Entrepreneurship, bersama IMFocus Digimarketing Consultant dan Certified Google Partner serta dipublikasikan oleh BisnisUpdate.com.

Ajang yang digelar untuk kedua kalinya itu menggunakan tiga item metodologi penilaian, yakni terdiri dari search engine based, social media based, dan website based. ’’Melalui ketiga item metodologi tersebut, brand yang disurvei harus mencapai level popularitas di mesin pencari dibobot maksimal 45 persen sosial media dibobot maksimal 45 persen dan penilaian website sebanyak 10 persen,’’ terang Tri Raharjo.

DitambahkanManaging Director IMFocus dan Google Certified Partner Alex Iskandar, pihaknya melakukan pengelompokan setiap kategori bisnis dalam satu kategori maksimal. Ada tiga pemenang yang mencapai di atas 10 ribu google result. Survei dilakukan dari bulan Januari hingga Maret 2016. Jumlah merek yang disurvei dalam ajang ini sebanyak 1000 merek lebih dari 150 kategori. Dan terpilih 35 kategori dengan jumlah merek sebanyak 25 brand yang menerima penghargaan di ajang Indonesia Digital Popular Brand Award 2016.

Adapun pemenangnya yakni kategori Asuransi dimenangkan oleh Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera, kategori PC Tablet, Lenovo, kategori Laptop juga dimenangkan Lenovo, Asuransi Mobil oleh Garda Oto, kategori Tinta Isi Ulang dimenangkan E-PRINT, kategori Cat Kayu dan Besi, EMCO, Kategori Oli Motor, Federal Oil, Kategori Sandal dimenangkan oleh Carvil. Castrol berhasil menyabet dua kategori yakni kategori Oli Motor dan Oli Mobil. Kategori Pembersih Wajah, Pelembab Wajah, dan Krim Pemutih Wajah diborong oleh Sariayu. Kategori Frozen Food oleh Fiesta, Kategori Pest Control, Terminix, Kategori Plastik Kontainer Makanan yakni Tupperware.

Kemudian, kategori Asuransi, dan Asuransi Kesehatan diraih oleh Pridential. Kategori Thinner atau Pengencer Cat, Impala. kategori Asuransi, Asuransi Jiwa, Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan digondol oleh AIA. Kategori Obat Nyamuk Bakar, Obat Nyamuk Elektrik dan Obat nyamuk Aerosol oleh HIT.

Kategori Obat Flu oleh Mixagrip, Kategori Multivitamin diraih Fatigon Spirit, Kategori Printer, Epson, Kategori Sepatu Boots dan Sepatu Safety, AP BOOTS, Kategori Obat Batuk, OBH Combi, Kategori Bakso Kemasan Siap Masak, SO GOOD, Kategori Tabungan Syariah, BNI