Jamkrindo-sar-2Economic Review –Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo), telah memasuki usia 45 tahun. Tonggak sejarah panjang perjalanan tersebut dimulai ketika pemerintah mendirikan Lembaga Jaminan Kredit Koperasi (LJKK), 1 Juli 1970. Perum Jamkrindo sendiri bertekad terus tumbuh secara agresif. Di balik usianya yang panjang, Jamkrindo menyimpan segudang sejarah, pengalaman, dan mencatatkan sejumlah prestasi. Khususnya dalam menopang perekonomian nasional.

“Tugas utama kami adalah memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK), yang merupakan tulang punggung perekonomian bangsa, dengan cara memberikan penjaminan kredit. Salah satu langkah menggapai upaya tersebut adalah dengan menjalankan road map penguatan daya saing guna meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan,” kata Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S. Anwar.

Sebagai satu-satunya BUMN di bidang penjaminan, Jamkrindo yakin dengan memegang dan menjalankan motto TRUST (Terpercaya, Responsif, Unggul, Sehat dan Terkemuka) maka perusahaan telah berada di jalur yang tepat menjadi perusahaan penjaminan terdepan dalam mendukung perkembangan perekonomian nasional.

Selain mitra kerja dan pemangku kepentingan , Jamkrindo yakin pertumbuhan perusahaan juga ditentukan oleh karyawan dan masyarakat. Karenanya guna meningkatkan kompetensi dan kapabiltas karyawan maka Perum Jamkrindo melaksanakan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan hari jadi perusahaan.

Jamkrindo Bagikan Sembako GratisRangkaian kegiatan HUT ini bertujuan untuk lebih menjaga kekompakan, kebersamaan, dan keterlibatan antara karyawan dan masyarakat sekitar serta mendukung suasana perusahaan lebih kondusif agar performance karyawan meningkat.

“Kami telah menyelenggarakan penyaluran sumbangan sembako gratis senilai Rp67,5 juta kepada 500 orang. Bantuan ditujukan untuk warga dhuafa di sekitar perusahaan, tukang ojek, sopir bajaj, pedagang di sekitar kawasan, OB, Cleaning service, petugas keamanan, dan tukang parkir, Donor darah dengan melibatkan 130-an peserta dari karyawan dan masyarakat sekitar, Kegiatan olahraga, Family gathering melibatkan karyawan, cabang dan pensiunan karyawan dan lomba penulisan karya tulis dan foto jurnalistik bagi media massa dan umum/mahasiswa,” tambah Diding.

Kinerja Keuangan Tumbuh Gemilang

Dibidang keuangan tercatat pertumbuhan gemilang yakni, sejak 2008 hingga Mei 2015, jumlah UMKM yang kreditnya dijamin oleh Jamkrindo mencapai 8,5 juta. Sementara Nilai penjaminan total mencapai sekitar Rp.278,4 triliun. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja yang mampu diserap sekitar 11,34 juta orang.

“Kontribusi besar ini ditunjang oleh performa perusahaan yang kuat. Laporan manajemen periode Mei 2015, tahun ini Perum Jamkrindo telah mengantongi total pendapatan mencapai Rp.823,14 miliar. Nilai ini terdiri dari pendapatan operasional (pendapatan penjaminan dan pendapatan investasi) Rp.722,27 miliar dan pendapatan lain-lain Rp.100,87 miliar. Jamkrindo juga mengantongi laba sebelum pajak per 31 Mei 2015 mencapai Rp.333,04 miliar atau tumbuh sebesar 33,64% dari laba tahun sebelumnya untuk periode yang sama sebesar Rp.249,21 miliar,” terang Diding.

Tak hanya itu. Perum Jamkrindo juga membukukan total realisasi jumlah kredit sebesar Rp.21,36 triliun. Terdiri dari Jumlah Kredit Penjaminan Non KUR sebesar Rp.20,38 triliun, dan Kredit Penjaminan KUR sebesar Rp.986,28 miliar. Aset perusahaan juga terus tumbuh. Hingga 31 Mei 2015 manajemen mencatat aset senilai Rp.10,47 triliun atau meningkat sebesar 4,51% dari 31 Desember 2014. Sementara pencapaian ekuitas per 31 Mei 2015 sebesar Rp.8,65 triliun atau naik 2,73% dibandingkan Per 31 Desember 2014 dengan gearing ratio sebesar 10,58 kali.

Performa yang ciamik di atas tentu didukung oleh upaya yang sungguh-sungguh dari manajemen dan segenap karyawan. Mereka berkomitmen penuh menjalankan road map penguatan daya saing guna meningkatkan kinerja dan kompetensi perusahaan.

Guna meningkatkan daya saing dan jangkauan aksesibilitas penjaminan bagi UMKMK kini Perum telah memiliki 35 (tiga puluh lima) Kantor Cabang di seluruh provinsi dan telah mendirikan pula 21 (dua puluh satu) Kantor Unit Pelayanan (KUP) ditingkat Kabupaten/Kota.

Tak berhenti sampai di situ, Perum Jamkrindo sedang dan akan melakukan langkah-langkah strategis. Di antaranya manajemen akan melakukan penyertaan modal pada perusahaan reasuransi nasional, Credit-Rating Pefindo, Perusahaan Penjaminan Kredit Pengusaha Indonesia (PKPI), serta melakukan pendirian perusahaan asuransi dan perusahaan manajemen investasi. Fia