Economic Review – Para wanita dapat terus berkarya, sehingga tidak kalah saing dengan kaum pria. Apalagi dimata penilain Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) kaum wanita masih sangat memegang peranan penting dalam berbagai bidang, dan salah satunya dalam meningkatkan perekonomian negara melalui wirausaha.

Nita Yudi selaku Ketua Umum IWAPI mengungkapkan hal tersebut saat melakukan peresmian Pusat Pelatihan & Rumah Produksi Abon Ikan “Fatimah Azzahrah”, di Kota Makasar, Sulawesi Selatan, tertanggal 30 April 2015. “Kiprah wanita yang belakangan ini mulai eksis di dunia usaha, bisa dibuktikan dari data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang pada tahun 2010 silam mengungkapkan bahwa 60% UKM di negara kita dikelola oleh kaum hawa,” ungkap wanita yang akrab disapa Nita ini.

Nita juga menilai bahwa dari data tersebut bisa dilihat bahwa di zaman serba modern seperti sekarang ini kalangan wanita tidak kalah bersaing dengan para pria. “ Banyaknya bakat alami yang dimiliki para wanita dan kesadaran mereka untuk membantu meningkatkan perekonomian keluarganya, menjadi salah satu faktor mengapa wanita Indonesia cocok untuk menekuni bidang wirausaha,”bebernya.

Karenanya, pada kesempatan tersebut IWAPI menggelar Acara peresmian Pusat Pelatihan & Rumah Produksi Abon Ikan yang diberi nama “Fatimah Azzahrah ” yang berkolaborasi dengan Mandiri Bank IWAPI DPD IWAPI Sulawesi Selatan, dengan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise. “Kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik untuk kaum wanita yang berkinginan berwirausaha, seperti membuat abon. Ini merupakan hasil karya IWAPI DPD Sulsel yang begitu positif menyalurkan hasil karya masyarakat Sulsel dan menjadi kebanggaan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

“Kita harapkan kedepannya akan merambah ke Pasar Internasional apa yang telah diupayakan kaum wanita yang tergabung di IWAPI Sulsel. Cintailah Produk Dalam negeri , cintailah hasil karya anak bangsa kita. 100% Indonesia,” tutup Nita Yudi. Indah